Harga Minyakita Lampaui HET di Pasuruan, Polisi Ancam Sita Barang Pedagang Nakal

Selain menjamin ketersediaan barang, pihak kepolisian melontarkan peringatan keras kepada oknum pedagang yang masih nekat menjual di atas HET.

16 Apr 2026 - 14:30
Harga Minyakita Lampaui HET di Pasuruan, Polisi Ancam Sita Barang Pedagang Nakal
Satgas Pangan bersama Diskoperindag dan Bulog dropping minyak kita (Foto: isbi/SJP)

PASURUAN, SJP — Lonjakan harga minyak goreng program pemerintah, Minyakita, yang menembus angka Rp17.000 hingga Rp20.000 per liter, jauh melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp15.700, akhirnya memaksa Satgas Pangan turun tangan. 

Pemerintah melakukan penetrasi pasar melalui pendistribusian ulang (dropping) pasokan ke berbagai pasar tradisional pada awal 2026 guna mengintervensi harga yang tak terkendali.

Upaya menekan harga agar kembali ke koridor HET terus diupayakan oleh Satgas Pangan Polres Pasuruan bersama Diskoperindag dan Bulog Kabupaten Pasuruan. 

Sinergi ini diwujudkan melalui operasi pasar massal guna mengisi kekosongan stok di pasar-pasar tradisional yang menjadi titik krusial kebutuhan warga.

Kanit II Satreskrim Polres Pasuruan, Ipda Eko Hadi Saputro, menjelaskan bahwa total pasokan yang didistribusikan dalam operasi kali ini mencapai 9.600 liter atau setara 9,6 ton.

"Totalnya ada 800 karton yang masing-masing berisi 12 botol kemasan 1 liter untuk dibagikan ke tujuh retail Bulog," ungkapnya saat memimpin proses distribusi, Kamis (16/4/2026).

Distribusi minyak goreng ini difokuskan pada dua titik utama, yakni Pasar Bangil yang membawahi enam retail dan Pasar Pandaan untuk satu retail. Langkah darurat ini diambil sebagai respons atas kelangkaan stok yang dilaporkan telah terjadi sejak sebelum Idulfitri di sejumlah lokasi strategis.

Selain menjamin ketersediaan barang, pihak kepolisian melontarkan peringatan keras kepada oknum pedagang yang masih nekat menjual di atas HET. 

Pengawasan ketat kini diberlakukan untuk memberangus praktik penimbunan yang disinyalir menjadi pemicu kelangkaan buatan di wilayah Kabupaten Pasuruan.

Ipda Eko Hadi Saputro menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu panik karena stok Minyakita di tingkat distributor saat ini telah dipastikan aman.

"Kami pastikan agar stok aman dan jika ditemukan penyimpangan harga di atas HET, kami tidak akan segan untuk menindak tegas," imbuhnya terkait pengamanan stabilitas harga pangan.

Di lapangan, seorang pedagang pasar bernama Sinta mengaku harga kulakan Minyakita sebelumnya sempat meroket hingga memaksa harga jual menyentuh angka Rp19.000 per liter. Lonjakan harga yang tidak terkendali tersebut dinilai sangat memukul daya beli masyarakat kecil.

"Kalau sebelumnya sempat naik, tetapi sekarang syukurnya sudah diberi lagi stoknya. Naiknya itu karena stok kita habis karena sejak sebelum Lebaran, kami tidak mendapatkan pasokan minyak," ungkapnya.

Kehadiran stok segar dari Bulog ini diharapkan mampu menyeragamkan kembali harga jual sesuai regulasi pemerintah pusat. Penjualan secara periodik akan terus diperluas ke pasar-pasar lain, seperti Sukorejo dan Gempol, guna menggaransi stabilitas pangan di seluruh pelosok Pasuruan.

Sementara itu, di tempat terpisah, Kasatreskrim Polres Pasuruan, AKP Adimas Firmansyah, menegaskan akan menindak tegas pelaku spekulan atau pedagang yang menimbun dan menjual Minyakita di atas HET dengan opsi penyitaan barang bukti.

"Jika nanti para pedagang masih menjual di atas HET, kami dari Satgas Pangan akan langsung menindak tegas para pedagang nakal tanpa ada sedikit pun toleransi," tegasnya. (*) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow