FA Ultimatum Mikel Arteta Pasca ‘Ujaran Kebencian’

MIkel Arteta dan seluruh manajemen klub Arsenal menganggap keputusan wasit di musim ini telah menghambat kemenangan timnya.

17 Nov 2023 - 01:00
FA Ultimatum Mikel Arteta Pasca ‘Ujaran Kebencian’
Mikel Arteta mendapat hak jawab hingga 21 November pasca ultimatum FA (Reuters/SJP)

London, SJP - Pelatih Arsenal, Mikel Arteta dapat peringatan keras dari Football Association (FA).

Peringatan tersebut berdasar komentar ia lontarkan pasca kekalahan timnya 1-0 dari Newcastle United di awal November.

“Mikel Arteta telah didakwa dengan pelanggaran Peraturan FA E3.1 menyusul komentar yang dia buat dalam wawancara media setelah pertandingan Liga Premier Arsenal melawan Newcastle United pada Sabtu 4 November,” begitu rilis dari PSSI-nya Inggris ini.

"Komentarnya diduga merupakan pelanggaran karena menghina ofisial pertandingan dan/atau merugikan permainan dan/atau menjelek-jelekkan permainan. Mikel Arteta memiliki waktu hingga Selasa 21 November untuk memberikan tanggapan atas tuduhan tersebut."

Saat itu, The Gunners tandang ke St James' Park sebagai salah satu dari dua tim yang masih belum terkalahkan di musim Liga Premier 2023-24.

Tapi , pasukan Arteta menderita kekalahan pertama mereka di kompetisi papan atas dalam situasi yang sangat controversial.

Hal ini terjadi saat gol Anthony Gordon yang sarat kontroversi.

Arsenal berharap bendera hakim garis dikibarkan sebagai tanda bola keluar dari permainan.

Tetapi Joe Willock berhasil menjaga serangan sebelum mengirimkan umpan silang ke dalam kotak penalti.

Joelinton terlihat mendorong rekan senegaranya Gabriel Magalhaes di belakang saat ia menyundul bola ke kotak enam yard, di mana Gordon – yang dianggap berada di posisi onside – siap untuk mencetak gol dari jarak beberapa yard.

Gol Gordon memerlukan tiga pemeriksaan VAR terpisah sebelum wasit memberi keputusan.

Arsenal  yang protes tidak mendapat tanggapan dari wasit karena protes mereka.

Arsenal juga protes karena Kai Havertz mendapat kartu kuning setelah pelanggaran fatal terhadap Sean Longstaff sebelum Guimaraes tampak menyikut kepala Jorginho.

Menyusul kekalahan di St James’ Park, Arteta yang marah menyebut cara timnya kalah sebagai “aib”.

Ia juga mengklaim bahwa ia merasa “muak” dan “malu” dengan kepemimpinan wasit di Liga Premier.

Arsenal juga mendukung manajer mereka dalam pernyataan keras klub.

Klub ini mengecam standar yang tidak wajar dalam memimpin Liga Premier di tengah serentetan keputusan VAR yang kontroversial di seluruh musim ini. (**)

Sumber: sportsmole

Editor: trisukma

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow