Empat Korban Longsor di Trenggalek Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Dinyatakan Selesai

Dengan ditemukannya dua korban terakhir, total korban meninggal dunia akibat longsor di Bendungan, Trenggalek tersebut menjadi empat orang, sementara satu korban lainnya selamat.

02 Nov 2025 - 12:00
Empat Korban Longsor di Trenggalek Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Dinyatakan Selesai
Tim SAR gabungan saat mengevakuasi salah satu korban pada Sabtu (1/11/2025) malam. (Foto: instagram BPBD Trenggalek)

TRENGGALEK, SJP — Tim SAR gabungan akhirnya menemukan dua korban hilang dalam peristiwa longsor di Desa Depok, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek. Dengan ditemukannya dua korban terakhir, total korban meninggal dunia akibat longsor tersebut menjadi empat orang, sementara satu korban lainnya selamat.

Kepala Pos SAR Trenggalek, Bayu Prasetyo, mengatakan bahwa pencarian hari kedua yang dilakukan sejak Minggu (2/11/2025) pagi berhasil menemukan korban bernama Rohman (15) dan Fajar (19) dalam kondisi meninggal dunia. Keduanya sebelumnya dilaporkan hilang setelah rumah keluarga mereka tertimbun material longsor setinggi 25 meter pada Sabtu malam.

“Korban terakhir berhasil kami temukan Minggu pagi sekitar pukul 09.00 WIB dalam kondisi meninggal dunia. Seluruh korban sudah dievakuasi ke RSUD dr. Soedomo Trenggalek untuk pemeriksaan,” ujar Bayu.

Sebelumnya, pada operasi SAR hari pertama, petugas menemukan dua korban meninggal, yakni Sarip (60) dan Welas (53), serta satu korban selamat, Wijianto (30), yang mengalami luka dan kini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Peristiwa longsor terjadi pada Sabtu (1/11/2025) malam sekitar pukul 21.00 WIB setelah kawasan Bendungan diguyur hujan deras selama berjam-jam. Tebing setinggi 25 meter di belakang rumah korban tiba-tiba ambrol dan menimpa bangunan berukuran sekitar 10x8 meter.

Kelima korban yang tertimbun merupakan satu keluarga. Setelah seluruh korban ditemukan, Basarnas bersama BPBD Trenggalek menyatakan operasi pencarian resmi dihentikan.

BPBD Trenggalek mengimbau warga di daerah perbukitan agar tetap waspada terhadap potensi longsor, terutama saat intensitas hujan meningkat. (**)

Editor : Danu S

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow