Dukung Kenaikan HPP Gula, APTRI Tulungagung Siap Pasok Tebu untuk PG Mojopanggung

APTRI mewakili aspirasi petani tebu meminta pemerintah menaikkan HPP gula dari sebelumnya Rp14.500 per kilogram menjadi Rp16.875 per kilogram.

11 May 2026 - 18:00
Dukung Kenaikan HPP Gula, APTRI Tulungagung Siap Pasok Tebu untuk PG Mojopanggung
Gudang gula produksi Pabrik Gula Mojopanggung. (Beny/SJP)

TULUNGAGUNG, SJP - Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) Tulungagung menyatakan kesiapan mendukung pasokan bahan baku tebu untuk kebutuhan giling PG Mojopanggung pada musim giling tahun 2026.

Ketua DPD APTRI Tulungagung, Santoso, mengatakan, pihaknya akan terus mengawal ketersediaan tebu agar proses produksi gula di PG Mojopanggung berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.

“Untuk musim giling tahun 2026, kami dari APTRI siap mendukung bahan baku agar PG Mojopanggung bisa menggiling sesuai dengan harapan,” ujar Santoso, Senin (11/5/2026).

Selain memastikan dukungan pasokan tebu, APTRI juga tengah memperjuangkan kenaikan Harga Pokok Penjualan (HPP) gula di tingkat pemerintah.

Menurut Santoso, hal tersebut menjadi salah satu agenda penting dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) APTRI yang digelar di Jakarta pada 25-26 Mei 2026.

Dalam forum tersebut, APTRI mewakili aspirasi petani tebu untuk meminta pemerintah menaikkan HPP gula dari sebelumnya Rp14.500 per kilogram menjadi Rp16.875 per kilogram.

“Kami meminta pemerintah segera menetapkan HPP gula sebesar Rp16.875 per kilogram demi mendukung kesejahteraan petani tebu,” katanya.

Sementara itu, pada musim giling tahun 2026, PG Mojopanggung menargetkan mampu menggiling sebanyak 446.123 ton tebu. Pasokan bahan baku tersebut berasal dari lahan tebu seluas 6.783 hektare yang tersebar di lima wilayah, yakni Kabupaten Malang, Kabupaten Blitar, Kota Blitar, Kabupaten Tulungagung, dan Kabupaten Trenggalek.

PG Mojopanggung juga menargetkan rendemen sebesar 7,21 persen dengan kapasitas giling minimal mencapai 2.864 ton cane per day (TCD). Adapun target produksi gula pada musim giling tahun ini dipatok sebesar 33.705 ton.

Untuk mencapai target tersebut, masa giling diperkirakan berlangsung selama sekitar 161 hari. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow