Dua Remaja Terseret Ombak di Pantai Konang Trenggalek, Satu Korban Hilang

Dua remaja hanyut terseret ombak di Pantai Konang, Trenggalek. Satu korban berhasil diselamatkan, sedangkan saru lainnya masih hilang.

23 Jun 2025 - 16:14
Dua Remaja Terseret Ombak di Pantai Konang Trenggalek, Satu Korban Hilang
Tim SAR gabungan melakukan pencarian korban hilang terseret ombak du Pantai Konang Trenggalek. (istmewa)

TRENGGALEK, SJP—Sebuah insiden kecelakaan laut terjadi di Pantai Konang, Desa Nglebeng, Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek. Dua orang remaja dilaporkan terseret ombak saat mandi di laut. Satu korban berhasil diselamatkan. Sementara satu lainnya masih dalam pencarian.

Kapolsek Panggul, AKP Andi Salbi membenarkan kejadian tersebut. Dia mengatakan, insiden itu terjadi pada Ahad (22/6/2025) sekitar pukul 13.00 WIB. Kemudian dilaporkan ke Polsek Panggul setengah jam kemudian. 

Korban yang belum ditemukan yaitu Trivan Deva Saputra (14), pelajar asal Desa Petung, Kecamatan Dongko. Sementara rekannya, Yoga Saputra (15), berhasil selamat setelah mendapat pertolongan warga.

"Awalnya korban bersama dua temannya, yakni Yoga dan Reza, bermain mandi di laut. Reza bermain di tepian. Sementara dua korban semakin ke tengah dan akhirnya terseret ombak," kata AKP Andi Salbi, Senin (23/6/2025).

Menurut keterangan saksi, Reza, awalnya dia bersama Trivan dan Yoga sedang bermain dan mandi di laut. Namun Reza memilih berada di tepian. Sedangkan dua temannya berenang semakin ke tengah. Nahas, keduanya terseret ombak besar tepat di area palung laut, yang dikenal memiliki arus kuat dan berbahaya.

Melihat kedua temannya terseret arus, Reza segera mencari bantuan warga. Dia sempat meminta pertolongan kepada Edi Siswanto, yang berada tidak jauh dari lokasi. Namun karena Edi hanya seorang diri, dia kemudian mencari bantuan lain hingga datanglah dua warga lainnya: Sumarno dan Yuliar Sanjaya.

“Dengan bantuan beberapa warga, korban atas nama Yoga Saputra berhasil diselamatkan dan langsung dibawa ke Klinik Dewasaka untuk mendapatkan pertolongan medis,” jelas AKP Andi Salbi.

Sementara itu, sampai dengan Senin sore, keberadaan Trivan masih belum ditemukan dan upaya pencarian terus dilakukan. AKP Andi Salbi menjelaskan, korban diduga terseret ombak besar ketika berenang dan tidak bisa menyelamatkan diri karena tidak bisa berenang.

“Yang bersangkutan terseret tepat di lokasi palung laut, yang memang cukup berbahaya," imbuhnya.

Pihak kepolisian bersama warga dan tim SAR masih terus melakukan pencarian terhadap Trivan. Kapolsek Panggul mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih mengawasi anak-anaknya saat bermain di area pantai dan tidak berenang di lokasi berisiko tinggi seperti palung laut. (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow