Disnak Jombang Gandeng Inspektorat Kawal Penyaluran Hibah Rp 4,5 Miliar kepada 64 Kelompok

Bantuan kepada kelompok ternak diberikan secara tunai dengan nominal uang.

19 May 2025 - 22:16
Disnak Jombang Gandeng Inspektorat Kawal Penyaluran Hibah Rp 4,5 Miliar kepada 64 Kelompok
Peternakan sapi di Kecamatan Wonosalam, Jombang. (Ist/SJP)

JOMBANG, SJP - Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Jombang menggandeng inspektorat untuk melakukan pendampingan dan pembinaan teknis penyaluran dana hibah kepada 64 kelompok ternak. 

Nilai yang digelontorkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang total mencapai Rp 4.578.000.000 yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Peternakan Jombang, M Shaleh menyebut bantuan merupakan realisasi usulan aspirasi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) melalui pokok-pokok pikiran (pokir) dewan. 

Dalam pembinaan teknis pihaknya bekerja sama dengan Inspektorat daerah guna melakukan pendampingan dan pembinaan teknis kepada para kelompok ternak ini. Termasuk mencegah potensi penyalahgunaan dana, atau menjual ternak hibah untuk alasan ekonomi. 

"Ada komitmen tertulis yang sudah didekap. Jadi jika nantinya ada penyelewengan, kelompok ternak akan diminta bertanggung jawab penuh pada bantuan yang sudah diterima," ucap M Shaleh dalam pesan kepada wartawan, Senin (19/5/2025). 

Lebih lanjut, M Shaleh menjabarkan bila setiap kelompok ternak terima bantuan dalam bentuk dana tunai. Nilainya bervariasi, mulai dari Rp 25 juta hingga Rp 200 juta sesuai dengan kebutuhan pengajuan. 

Hingga pertengahan bulan Mei 2024, untuk proses pencairan dana hibah sudah mencapai 90 persen. 

"Pemberian dana ini kami harapkan bisa dimanfaatkan untuk pengembangan usaha ternak. Bukan untuk keperluan lainnya. Jadi peternak bisa profesional dalam mengelola bantuan ini," tandasnya. 

Dengan bantuan hibah ini, peternak diharapkan mampu mendorong sektor peternakan rakyat. Terutama meningkatkan ketersediaan daging, susu serta produk hasil terbaik lainnya. 

"Kami punya optimisme, peternak akan tumbuh secara mandiri dan punya daya saing. Ini juga bagian dari langkah Pemkab untuk menumbuhkan ekonomi berbasis potensi lokal," pungkasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow