Dinkes Kota Batu Konsentrasi Tinggi Hadapi Potensi Bencana
Dinkes juga memperkuat kesiapan tenaga kesehatan dalam menangani korban bencana, sekaligus meningkatkan koordinasi lintas sektor dalam penanggulangan bencana.
KOTA BATU, SJP – Menghadapi potensi tinggi bencana akibat cuaca ekstrem di puncak musim penghujan 2025, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu mengambil langkah serius dalam meningkatkan kesiapsiagaan.
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Batu, dr Susana Indahwati pada Jumat (21/2/2025) mengaku, salah satu upaya strategis yang dilakukan seperti menggelar pelatihan penanganan bencana dengan melibatkan berbagai pihak terkait, guna memastikan kesiapan tenaga kesehatan dalam memberikan respons cepat dan tepat saat terjadi bencana.
"Kami ikut berkonsentrasi bersama beberapa pihak dalam menghadapi potensi tinggi kebencanaan seperti tenaga kesehatan Puskesmas BPBD, Tagana, PMI, Kepolisian, Koramil, dan relawan kebencanaan. Langkah ini merupakan bagian dari peningkatan kapasitas tenaga medis dan petugas di lapangan agar memiliki pemahaman serta keterampilan yang lebih baik dalam menghadapi situasi darurat," urainya.
Selain itu, ia juga menegaskan bahwa hal tersebut bertujuan untuk memperkuat kesiapan tenaga kesehatan dalam menangani korban bencana, sekaligus meningkatkan koordinasi lintas sektor dalam penanggulangan bencana.
Mengingat kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana adalah hal yang krusial dan melalui beberapa pelatihan, maka pihaknya memastikan tenaga kesehatan dan seluruh pihak yang terlibat memiliki pemahaman serta keterampilan yang lebih baik dalam memberikan pertolongan pertama, evakuasi, dan penanganan medis bagi korban.
"Dinkes Batu juga mendorong penyusunan rencana kontingensi serta peningkatan koordinasi antarinstansi agar penanggulangan bencana dapat dilakukan secara cepat dan efektif," imbuhnya.
Oleh sebab itu ia bergadap dengan upaya ini, Kota Batu semakin siap dalam menghadapi potensi bencana, sehingga dapat meminimalisasi dampak, serta korban jiwa di masa yang akan datang. (*)
Editor : Rizqi Aridan
What's Your Reaction?

