Digital Detox: Ketika Hening Jadi Kemewahan Baru

Digital detox mulai jadi tren di kalangan urban. Artikel ini mengupas alasan dan manfaat berhenti sejenak dari layar demi kesehatan mental.

09 Aug 2025 - 08:02
Digital Detox: Ketika Hening Jadi Kemewahan Baru
Ilustrasi Digital Detox. (Foto: Freepik.com/macrovector_official)

SUARAJATIMPOST.COM – Pernahkah kamu merasa lelah, padahal seharian cuma scroll? Di era serba online ini, justru diam menjadi kemewahan.

Digital detox atau puasa gadget mulai jadi tren, terutama di kalangan pekerja urban yang jenuh oleh notifikasi tanpa henti.

Mereka yang melakukannya memilih keluar dari grup WhatsApp, menonaktifkan Instagram selama sepekan, atau sengaja pakai ponsel ‘jadul’ tanpa aplikasi.

Bukan karena anti teknologi, tapi karena ingin mengendalikan ulang keseimbangan hidup.

Sebuah studi dari University of Bath menunjukkan bahwa detoks media sosial selama satu minggu dapat meningkatkan kepuasan hidup hingga 33 persen.

Tidak ada notifikasi yang harus dibaca, tidak ada FOMO yang mengganggu tidur, tidak ada likes yang harus dikejar.

Digital detox bukan soal hilang dari radar, tapi soal sadar: kamu hidup bukan di layar, tapi di kenyataan. (**)

Editor: Rizqi Ardian 

Sumber: Dari berbagai sumber

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow