Di Balik Tewasnya Balita di Kediri, Tetangga Sebut Ketiga Anak Sering Dianiaya Keluarga

Tetangga sebelah rumah korban pernah melihat secara langsung saat sang nenek memukul salah satu dari ketiga anak tersebut. Saat ditanya, sang nenek beralasan bahwa anak itu dipukul karena nakal.

16 Apr 2026 - 09:00
Di Balik Tewasnya Balita di Kediri, Tetangga Sebut Ketiga Anak Sering Dianiaya Keluarga
Rumah tempat balita di Kota Kediri ditemukan tewas. (Foto: Putra/SJP)

KOTA KEDIRI, SJP — Kondisi N yang ditemukan tidak bernyawa di dapur rumah mengungkap sisi lain dari kehidupan keluarga tersebut. 

Selama ini korban tinggal bersama nenek, ibu, dan ayah tirinya. N beserta kedua kakak perempuannya diduga sering menjadi korban kekerasan.

N diketahui berusia 3,5 tahun, sementara kakak pertamanya berusia 7 tahun dan kakak keduanya berusia sekitar 5 tahun.

Kondisi ketiga anak tersebut rupanya juga diketahui oleh tetangga sekitar. Dugaan kekerasan dialami ketiga anak itu selama tinggal di rumah tersebut.

"Riwayatnya itu dari dulu ketiga anak ini sudah sering dihajar dan dipukuli. Karena memarnya sudah terlihat jelas, warga banyak mengetahui bahwa ketiga anak itu sering dipukul," ungkap Ketua RW 06 Kelurahan Ngronggo, Baharuddin Yusuf, Kamis (16/04/2026) dini hari.

Berdasarkan informasi dari tetangga sekitar, tindakan kekerasan diduga tidak hanya dilakukan oleh sang ibu atau ayah, tetapi juga oleh sang nenek.

"Ketiganya. Bapak dan ibunya juga sering, neneknya juga. Banyak yang tahu," tutur Baharuddin.

Dia menceritakan bahwa tetangga sebelah rumah korban pernah melihat secara langsung saat sang nenek memukul salah satu dari ketiga anak tersebut. Saat ditanya, sang nenek beralasan bahwa anak itu dipukul karena nakal.

Tetangga yang diceritakan Baharuddin bahkan bersedia menjadi saksi dalam pemeriksaan polisi. 

"Tetangga ada yang bertanya, 'Mbah, mengapa anak itu diperlakukan begitu? Padahal masih kecil'. Lalu neneknya menjawab, 'Biar saja, karena nakal'," cerita Baharuddin.

Sementara itu, bersamaan dengan peristiwa meninggalnya N, sebuah video yang menunjukkan seorang anak kecil dengan bekas luka di tubuh beredar luas. 

Meski tidak mengonfirmasi kebenaran video tersebut, Baharuddin mengungkapkan bahwa pada tubuh kedua kakak N memang ditemukan sejumlah bekas luka.

"Kalau itu kurang jelas apakah bekas cacar atau penganiayaan. Namun, di punggungnya banyak memar. Jelas ada bekas luka," tambahnya.

N ditemukan meninggal dunia di dapur rumahnya dengan kondisi luka cukup parah di pelipis mata dan memar di bagian perut. Saat ini, seluruh anggota keluarga N, termasuk ibu dan neneknya, tengah menjalani pemeriksaan di kepolisian. (*)

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow