Dalam Sepekan, Dua Warga Blitar Bunuh Diri Tabrakan Diri ke Kereta Api

Dalam kurun waktu sepekan terakhir, telah terjadi dua peristiwa bunuh dari dengan cara menabrakan diri ke kereta api yang melintas. Mirisnya, dua warga yang nekat melakukan tindakan tersebut masih berusia cukup muda yakni sekitar 20 tahun.

20 Sep 2025 - 17:28
Dalam Sepekan, Dua Warga Blitar Bunuh Diri Tabrakan Diri ke Kereta Api
Petugas saat menunjukan lokasi tempat pemuda menabrakan diri ke kereta api yang melintas di perlintasan Jalan Bakung, Kelurahan, Sukorejo, Kota Blitar. (Foto:dok/Istimewa)

BLITAR, SJP - Dalam kurun waktu sepekan terakhir, ada dua kasus warga Blitar yang bunuh diri dengan cara menabrakan diri ke kereta api (KA) yang melintas.

Mirisnya, dua warga itu diketahui masih berusia muda yakni sekitar 20 tahun keatas.

Kasus pertama terjadi pada Selasa (16/9/2025) di perlintasan kereta api Dusun Sendung, Desa Ngaglik, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar. 

Korbanya adalah seorang perempuan berinisial JF (20) warga Desa Purwokerto, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar. Perempuan muda itu diduga menabrakan diri ke kereta api yang sedang melintas di lokasi.

"Berdasarkan keterangan dari saksi, perempuan itu tiba-tiba meninggalkan kendaraannya. Kemudian, berlari menuju ke rel KA dan menabraknya diri. Saat itu kereta api yang melintas KA Penataran jurusan Blitar-Kertosono-Surabaya," terang Kasi Humas Polres Blitar Kota, Iptu Samsul Anwar.

Kasus kedua terjadi pada Sabtu (20/9/2025) pukul 00.26 WIB di perlintasan kereta api Jalan Bakung, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar.

Penjaga palang pintu perlintasan KA Jl Bakung, Reymond Anugrah mengatakan ia melihat seorang pemuda lari ke tengah jalur kereta api saat jarak KA sudah sangat dekat.

Diketahui pemuda itu berinisial GE (22) warga Desa Ngoran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar dan meninggalkan sepeda motor beserta tas sebelum menabrakan diri ke kereta api.

"Kayaknya korban sudah niat (menabrakkan diri ke kereta api), informasinya korban juga sudah pamit kakaknya lewat pesan WA," ujarnya, Sabtu (20/9/2025).

Reymond menambahkan saat itu kereta api melintas dari arah barat ke timur dan tubuh korban terserrat sejauh 50-100 meter. Saat petugas mendekati, kondisi pemuda itu sudah meninggal dunia.

"Kereta api hendak masuk ke Stasiun Blitar dan saat dicek, sudah meninggal dunia lalu dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit," imbuhnya. (*)

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow