Sambut Kedatangan Tamu Luar Negeri, Pemkot Madiun Cat Ulang Tugu Pendekar

Pemkot Madiun sambut kedatangan utusan negara Kenya dan Bangladesh, dengan mengecat beberapa tugu pendekar. Kedatangan tamu luar negeri ini dalam rangka untuk belajar tentang seputar kesehatan dan keluarga berencana

16 Sep 2023 - 17:30
Sambut Kedatangan Tamu Luar Negeri, Pemkot Madiun Cat Ulang Tugu Pendekar
Bendera Negara Kenya dan Bangladesh terpasang di depan Puskesmas Sukosari Kota Madiun, Sabtu (16/9/2023) (Foto : Antok/SJP)
Sambut Kedatangan Tamu Luar Negeri, Pemkot Madiun Cat Ulang Tugu Pendekar
Sambut Kedatangan Tamu Luar Negeri, Pemkot Madiun Cat Ulang Tugu Pendekar

Kota Madiun, SJP - Sejumlah titik di wilayah Kota Madiun, jadi tidak seperti biasanya, Sabtu (16/9/2023).

Beberapa pekerja dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Madiun, terlihat sibuk berbenah, di sejumlah titik.

Seperti di simpang lima tugu pendekar, jalan Diponegoro Kota Madiun. Dengan menggunakan crane, petugas terlihat mengecat ulang tugu pendekar yang menjadi salah satu ikon utama kota Madiun, sebagai kota Pendekar.

Di titik lainnya, seperti di depan kantor Balai Kota Madiun, petugas mengecat ulang zebra cross agar warnanya tampak lebih jelas.

Sedangkan di depan Puskesmas Sukosari, jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Sukosari Kecamatan Kartoharjo Kota Madiun, terlihat dua bendera negara asing, yakni Kenya dan Bangladesh terlihat disisi kiri dan kanan bendera merah putih.

"Itu persiapan yang dilakukan Pemkot Madiun, untuk menyambut tamu dari Kenya dan Bangladesh," kata Noor Aflah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Madiun, Sabtu (16/9/2023).

Rencananya, delegasi dari kedua negara itu, akan berada di Kota Pecel ini hingga delapan hari kedepan.

"Datangnya mulai besok hari Ahad (17/9/2023), tetapi acaranya mulai hari Senin, sampai tanggal 24 September 2023," jelasnya.

Kata Noor Aflah, delegasi dari dua negara itu, akan belajar di Kota Madiun, utamanya masalah kesehatan.

"Poinnya untuk masalah masalah kesehatan, seperti KB (keluarga berencana) dan sebagainya," tambahnya.

Sehingga, Kota Madiun sebagai tuan rumah harus memberikan yang terbaik untuk tamu dari dua negara itu.

"Utamanya untuk jalan atau jalur yang dilalui, cat yang sudah kusam diperbaharui lagi. Ya kita bangga sebagai warga, kota kita jadi rujukan negara lain," pungkasnya.(*)

Editor : Noordin

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow