Bitcoin Anjlok meski Dapat Dukungan Trump, Altcoin Melaju Kencang

Pasar kripto mengalami pelemahan dalam 24 jam terakhir, dengan harga Bitcoin merosot meskipun mendapat dorongan positif dari komentar Presiden AS terpilih, Donald Trump.

13 Dec 2024 - 08:00
Bitcoin Anjlok meski Dapat Dukungan Trump, Altcoin Melaju Kencang
File foto berbagai aset kripto termasuk Bitcoin, Ethereum, dan Dogecoin. (Foto: iStock)

Suarajatimpost.com - Pasar kripto mengalami pelemahan dalam 24 jam terakhir, dengan harga Bitcoin merosot meskipun mendapat dorongan positif dari komentar Presiden AS terpilih, Donald Trump. Namun, reli harga tersebut mereda di tengah gejolak pasar obligasi yang menekan aset berisiko.

Menurut data Coinmarketcap yang dirilis Jumat (13/12/2024) pukul 06.20 WIB, kapitalisasi pasar kripto global turun 0,44%, menjadi US$ 3,6 triliun dalam 24 jam terakhir. Bitcoin (BTC), kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, turun 1,28% dan kini diperdagangkan di harga US$ 100.023 per koin, setara Rp 1,59 miliar (dengan kurs Rp 15.973).

Selain Bitcoin, Binance Coin (BNB) juga mengalami penurunan sebesar 1,13%, menjadi US$ 703 per koin. Namun, Ethereum (ETH) mencatatkan kenaikan 0,71%, mencapai harga US$ 3.866 per koin.

Komentar Trump Mendorong Harga Bitcoin, Namun Tidak Bertahan Lama

Menurut Coindesk, Bitcoin kembali menghadapi tekanan di level psikologis US$ 100.000 pada Kamis (12/12/2024), setelah sempat mengalami kenaikan signifikan berkat komentar positif dari Donald Trump. Di Bursa Efek New York, Trump menegaskan niatnya untuk mendukung aset digital dan mengusulkan cadangan strategis Bitcoin di AS, yang sempat memicu optimisme pasar. Akibatnya, harga Bitcoin sempat menyentuh US$ 102.500, tertinggi sejak rekor sebelumnya yang berada di atas US$ 104.000 pekan lalu.

Namun, euforia tersebut cepat memudar. Harga Bitcoin jatuh ke US$ 99.800 pada sore hari waktu AS, seiring dengan pelemahan aset berisiko lainnya, termasuk saham dan emas, akibat kenaikan imbal hasil obligasi.

Gejolak Pasar Obligasi Memengaruhi Aset Berisiko

Pasar obligasi global bereaksi negatif terhadap pernyataan dovish dari Bank Sentral Eropa (ECB), yang memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin dan memberikan sinyal adanya pemangkasan lebih lanjut. Imbal hasil obligasi Jerman 10 tahun naik 8 basis poin menjadi 2,21%, sementara imbal hasil Treasury AS 10 tahun meningkat 6,5 basis poin ke level 4,34%.

Altcoin Tunjukkan Performa Lebih Baik

Sementara Bitcoin mengalami penurunan, altcoin menunjukkan performa yang lebih baik. Token Avalanche (AVAX) dan Chainlink (LINK) memimpin dengan kenaikan masing-masing 9% dan 13%. Kenaikan AVAX didorong oleh berita investasi token senilai US$ 250 juta yang dipimpin oleh Galaxy, Dragonfly, dan ParaFi Capital. Sementara LINK mendapat dorongan dari proyek keuangan terdesentralisasi World Liberty Financial (WLFI), yang terafiliasi dengan Trump, yang membeli token senilai US$ 1 juta dalam transaksi terbaru berdasarkan data Arkham Intelligence.

Ethereum (ETH), sebagai kripto terbesar kedua, juga mengalami kenaikan harian sebesar 1,5%. Aktivitas blockchain Ethereum yang meningkat dan aliran masuk ETF spot yang kuat memicu spekulasi bahwa ETH dapat mencapai rekor baru di atas US$ 5.000, menurut laporan dari CryptoQuant. (**)

sumber: investor.id

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow