Berjalan 5 Bulan, Retribusi Uji KIR Kota Batu Sumbangkan Rp 59,9 Juta

Balai Uji KIR baru dioperasikan pada Agustus 2023 lalu dan terhitung nilai retribusi yang terkumpul tak terlalu signifikan karena tarif yang dikenakan sebesar Rp 17 ribu tiap kendaraan. Selain itu, perolehan retribusi uji KIR pada 2023 sebesar Rp 59,96 juta dihitung dari total kendaraan yang diuji sebanyak 1.500 kendaraan selama 5 bulan beroperasi.

18 Jan 2024 - 13:15
Berjalan 5 Bulan, Retribusi Uji KIR Kota Batu Sumbangkan Rp 59,9 Juta
Balai Uji KIR saat beroperasional (Foto : Arul/SJP)

Kota Batu, SJP – Balai Uji KIR digadang-gadang memberikan kontribusi terhadap peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) Kota Batu Rp 59,9 juta pada 2023 kemarin. 

Plt Dishub Kota Batu Agors Machmudi mengatakan pada Kamis (18/1/2024), meskipun gedung tersebut telah berdiri pada Desember 2022 lalu, namun untuk peresmiannya baru dilakukan ketika mepet di penghujung 2023 karena harus menunggu perizinan dan kalibrasi dari Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub.

"Jadi potensi sumbangan PAD dari sektor Uji KIR sebesar Rp 1,5 miliar per tahun tentunya hilang. Karena kami harus menindaklanjuti regulasi UU nomor 1 tahun 2022 tentang hubungan keuangan pemerintah pusat dan daerah (HKPD)," bebernya. 

"Selain retribusi uji KIR, ada dua jenis retribusi lainnya di bawah kewenangan Dishub yang dihapus. Yakni retribusi trayek angkutan jalan dan retribusi terminal. Penghapusan ketiga retribusi itu mulai diberlakukan tahun 2024 ini," tambahnya.

Lebih lanjut, Balai Uji KIR baru dioperasikan pada Agustus 2023 lalu dan terhitung nilai retribusi yang terkumpul tak terlalu signifikan karena tarif yang dikenakan sebesar Rp 17 ribu tiap kendaraan.

Selain itu, perolehan retribusi uji KIR pada 2023 sebesar Rp 59,96 juta dihitung dari total kendaraan yang diuji sebanyak 1.500 kendaraan selama 5 bulan beroperasi.

Agoes juga menyampaikan dengan hilangnya sektor retribusi tersebut, pemerintah daerah diberi kesempatan untuk menggali pendapatan dari objek lainnya.

Salah satu yang disasar Dishub Batu yakni mengoptimalkan pendapatan dari retribusi parkir tepi jalan.

“Optimalisasi potensi pendapatan dari retribusi parkir bisa menggantikan sumber pendapatan yang lepas itu tadi. Dan kami akan terus berupaya untuk menekan dugaan kebocoran parkir agar di 2024 ini bisa mencapai target," pungkasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow