Angin Kencang Terjang 5 Rumah di PBI Nangkaan Bondowoso, Atap Rumah Terbang hingga 200 Meter

Beruntung tidak ada korban jiwa, namun atap dan kanopi rumah warga terbang terbawa angin kencang yang datang bersamaan dengan hujan deras.

06 Mar 2025 - 20:17
Angin Kencang Terjang 5 Rumah di PBI Nangkaan Bondowoso, Atap Rumah Terbang hingga 200 Meter
Petugas BPBD Bondowoso saat mengevakuasi atap/kanopi rumah warga di PBI Nangkaan yang terbang terbawa angin kencang (Foto : Rizqi/SJP)

BONDOWOSO, SJP – Hujan deras yang disertai angin kencang kembali terjadi di Kabupaten Bondowoso, pada Kamis (6/3/2025) sore. Angin menerjang perumahan warga di Kelurahan Nangkaan.

Angin kencang membawa puing-puing atap rumah warga, sehingga petugas Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso harus melakukan evakuasi kanopi dan atap yang terbang di atas rumah warga.

Berdasarkan catatan dari BPBD Bondowoso, ada 5 rumah terdampak angin kencang, tepatnya di Perumahan Bondowoso Indah (PBI) Nangkaan di Kelurahan Nangkaan. 

Saking kencangnya angin yang bersamaan hujan deras, atap rumah warga sampai terbawa angin hingga sejauh 200 meter dan tersangkut di atar rumah warga di sekitarnya.

Kabid PK 2 BPBD Bondowoso, Yuliono Triandana menyampaikan, awalnya, BPBD Bondowoso sekira pukul 15.55 Wib mendapatkan laporan telah terjadi hujan deras disertai angin kencang di Perumahan PBI Kelurahan Nangkaan Kecamatan Bondowoso.

“Mendapat informasi itu, kami langsung bergerak ke lokasi dan angin kencang mengakibatkan 5 atap rumah warga mengalami rusak ringan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ungkapnya.

Pihak BPBD sedikit mendapatkan kesulitan saat menevakuasi kanopi rumah warga yang terbang terbawa angin kencang.

“Ada kanopi yang terbawa angin hingga ke atas atap rumah warga. Sehingga kami harus menggunakan tali untuk menariknya,” ucapnya.

Selain BPB Bondowoso, proses evakuasi kanopi dan di lokasi bencana angin kencang juga melibatkan agen informasi bencana Jawa Timur 5.5, Koramil Kota, PMI, Orari dan warga setempat.

“Kami bersama Pusdalops dan agen melakukan asesmen di lokasi kejadian sebagai laporan tindak lanjut berikutnya,” terangnya.

Pria yang akrab dipanggil Yuli ini berpesan agar masyarakat tetap waspada menghadapi cuaca ekstrem yang masih terjadi di awal bulan Maret 2025 ini.

“Harus waspada, dan apabila sudah mendapati cuaca mendung, mending tidak keluar rumah, sebagai antisipasi terjadinya korban bencana angin kencang yang kerap terjadi di Bondowoso,” pesannya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow