96 Warga Batu Terima Bantuan RTLH Rp30 Juta per Rumah

Skema penyaluran dana juga dibuat khusus agar penggunaan bantuan benar-benar tepat sasaran.

22 May 2026 - 15:30
96 Warga Batu Terima Bantuan RTLH Rp30 Juta per Rumah
Proses pembangunan rumah pada program RTLH di Kota Batu (Arul/SJP)

KOTA BATU, SJP — Pemerintah Kota Batu mulai merealisasikan Program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) reguler tahun anggaran 2026. Sebanyak 96 warga dipastikan menerima bantuan stimulan senilai Rp30 juta per rumah untuk memperbaiki hunian agar lebih layak, aman, dan sehat.

Kepala Bidang Perumahan Disperkim Kota Batu, Prasetyo Bagus Wicaksono, pada Jumat (22/5/2026) menegaskan bahwa program tersebut dijalankan melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Batu sebagai bagian dari upaya pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di sektor perumahan.

"Awalnya terdapat 98 calon penerima bantuan yang lolos verifikasi administrasi. Namun dalam proses berjalan, satu penerima mengundurkan diri dan satu lainnya meninggal dunia sehingga jumlah penerima bantuan berkurang menjadi 96 orang," kata dia.

Ia menegaskan bahwa seluruh penerima memperoleh bantuan penuh sebesar Rp30 juta tanpa potongan apa pun. Skema penyaluran dana juga dibuat khusus agar penggunaan bantuan benar-benar tepat sasaran.

Sebagian besar dana, yakni Rp25,5 juta, langsung dibayarkan kepada toko bangunan dalam bentuk material konstruksi. Sementara itu, sisanya sebesar Rp4,5 juta diberikan untuk biaya tukang dan ditransfer langsung ke rekening penerima bantuan.

"Dana untuk tukang dibayarkan dalam dua tahap. Tahap pertama sebesar Rp2,25 juta dicairkan saat ini, sedangkan sisanya diberikan setelah progres pembangunan rumah mencapai 100 persen," imbuhnya.

Program RTLH tersebut menjadi salah satu program prioritas Pemkot Batu dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah. 

Pemerintah daerah menilai bahwa rumah layak huni tidak hanya berkaitan dengan bangunan fisik, tetapi juga menyangkut kesehatan, keamanan, dan kualitas hidup warga.

Selain memperbaiki kondisi rumah, program ini juga diharapkan mampu mengurangi kawasan hunian tidak layak sekaligus memperkuat aspek sosial masyarakat. 

"Pemerintah ingin memastikan masyarakat memiliki tempat tinggal yang layak, sehat, dan aman untuk ditinggali bersama keluarga," pungkasnya. (*)

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow