10 Personel Jatanras Polres Sampang Terjaring Tes Urine, Ini Hasilnya

Tes urine dadakan itu bertujuan agar seluruh personel Polres Sampang bekerja dalam keadaan bebas dari pengaruh narkotika.

09 Dec 2024 - 14:01
10 Personel Jatanras Polres Sampang Terjaring Tes Urine, Ini Hasilnya
Wakapolres Sampang Kompol Hosna Nurhidayah memeriksa hasil tes urine di Polres Sampang (Humas/SJP)

SAMPANG, SJP – Kepolisian Resor (Polres) Sampang secara mendadak menggelar tes urine terhadap personel Unit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras), Senin (9/12/2024).

Kegiatan itu dilaksanakan sebagai langkah preventif terhadap penyalahgunaan narkotika, psikotropika dan bahan adiktif lainnya.

Wakapolres Sampang, Kompol Hosna Nurhidayah mengatakan, pelaksanaan tes urine itu sebagai bentuk komitmen institusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam menjaga integritas dan profesionalisme.

Dia menegaskan, kegiatan itu bertujuan untuk memastikan seluruh anggota Polres Sampang terbebas dari penyalahgunaan narkotika.

Sehingga dengan demikian, dapat dipastikan bahwa seluruh personel Polres Sampang bekerja dalam keadaan bebas dari pengaruh narkotika.

“Kami ingin menunjukkan, bahwa kami serius dalam menegakkan disiplin dan menjaga integritas di tubuh kepolisian,” ungkapnya, Senin (09/12/2024).

Kompol Hosna menegaskan, tes urine itu akan dilakukan secara berkala terhadap seluruh personel Polres Sampang dan Polsek jajaran.

Hal itu sebagai upaya pencegahan, sekaligus memastikan tidak ada anggotanya yang terlibat dalam penyalahgunaan barang haram tersebut.

“Sebagai anggota kepolisian, kami harus memberikan contoh yang baik kepada masyarakat. Kami tidak menoleransi penggunaan narkoba dalam bentuk apa pun di lingkungan kepolisian,” tegasnya.

Dalam mengikuti tes urine, personel Unit Jatanras mendapat pengawalan ketat dari anggota Provos. Terutama saat pengambilan sampel urine.

Pengawalan ketat itu terus dilakukan hingga sampel urine sampai di meja uji yang sudah disiapkan oleh Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Sampang.

Untuk memaksimalkan akurasi dari hasil tes urine, personel Sidokkes Polres Sampang menggunakan alat uji berupa rapid diagnostic test (RDT).

Alat itu berguna untuk menganalisa zat amphetamine (AMP), morphine/opiate (MOP), mariyuana (THC), coccaine (COC), benzodiazepine (BZD) dan methamphetamine (MET).

Setelah tes urine, Kompol Hosna menyebut, dari 10 personel Unit Jatanras yang menjalani tes, pihaknya tidak mendapatkan sampel urine yang mengandung zat narkotika.

Dijelaskannya, pelaksanaan tes urine merupakan bentuk dukungan Polres Sampang kepada visi Presiden Prabowo. Yakni Indonesia maju menuju Indonesia emas 2045. 

Kegiatan itu juga dalam rangka mendukung poin ke-7 dalam asta cita Presiden Prabowo. Yakni memperkuat reformasi politik, hukum, dan birokrasi. Serta memperkuat pencegahan dan pemberantasan korupsi dan narkoba.

"Kami ucapkan terima kasih kepada Kasat Reskrim Polres Sampang, AKP Safril Selfianto. Karena telah berhasil membina anggota dari pengaruh narkoba," pungkas Kompol Hosna. (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow