Wonogiri Status Siaga, 9 Pintu Air Bendung Gerak Bojonegoro Dibuka
Tindakan tersebut bertujuan memberikan ruang agar air dari hulu bisa masuk sehingga tidak berpotensi terjadi penumpukan hingga banjir.
BOJONEGORO, SJP- Menyusul status siaga di wilayah Wonosobo, Jawa Tengah, pihak Perusahaan Umum (Perum) Jasa Tirta I mengambil tindakan untuk membuka seluruh pintu air Bendung Gerak Bojonegoro, sebagai upaya antisipasi banjir.
Tindakan tersebut bertujuan memberikan ruang agar air dari hulu bisa masuk, sehingga tidak berpotensi terjadi penumpukan hingga banjir.
Kepala Sub Divisi Operasional Sumber Daya Air, Bengawan Solo II, Perum Jasa Tirta I, Agung Wicaksono mengatakan, sembilan pintu air Bendung Gerak Bojonegoro dibuka setinggi 2 meter.
"Sembilan itu (pintu air) kita buka semua, ketinggian 2 meter," ucapnya, Selasa (17/12/2024).
Dibukanya seluruh pintu air Bendung Gerak Bojonegoro tersebut akan dilakukan sampai kondisi air di wilayah hulu mengalami penurunan debit air.
"Ini kita lakukan sampai debit air di hulu menunjukan penurunan," lanjut Agung Wicaksono.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan puncak musim penghujan pada bulan Januari 2025, maka dari itu Perum Jasa Tirta I telah melakukan berbagai upaya preventif di musim penghujan tahun 2024 ini, salah satunya yakni mengalirkan air yang tertampung di Bendung Gerak agar tersedia ruang bagi debit air yang datang dari hulu.
"Jika memang perkiraan BMKG benar terjadi, Bendung Gerak sudah mampu menampung debit air yang datang dari hulu," tandasnya.
Terpisah, Badan Penanggulangan Bemcana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro menetapkan sungai Bengawan Solo berstatus siaga kuning, dengan tinggi muka air per Selasa (17/12/2024) pukul 12.00 WIB, berada di angka 13,79 meter dengan tren naik.
Debit air sungai Bengawan Solo diperkirakan terus mengalami kenaikan, terlebih jika hujan dengan intensitas tinggi terjadi di wilayah hulu, ditambah lagi jika anak sungai dalam kondisi penuh dan meluber.
"Hari ini berpotensi siaga merah jika di wilayah hulu terjadi curah hujan sangat tinggi," pungkasnya. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

