Wali Kota Kediri Jenguk 2 Kakak Almarhum MAM, Pastikan Bantu Pemulihan Fisik dan Mental

Tidak hanya memastikan kondisi terkini kedua anak itu, dalam kesempatan itu, Mbak Wali juga menghadiahkan dua buah boneka dan mengajak keduanya bermain bersama anak-anak lain.

16 Apr 2026 - 22:02
Wali Kota Kediri Jenguk 2 Kakak Almarhum MAM, Pastikan Bantu Pemulihan Fisik dan Mental
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati saat menyapa saudara MAM di LKSA Sahhala ( foto : Putra)

KOTA KEDIRI - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menjenguk dua anak perempuan, kakak dari almarhum MAM atau N. Keduanya saat ini telah ditempatkan di LKSA Sahhala.

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menuturkan, pihak Pemkot Kediri akan memastikan kedua bocah berumur 6 dan 7 tahun itu berada dalam kondisi yang lebih aman dan nyaman. 

Tidak hanya memastikan kondisi terkini kedua anak itu, dalam kesempatan itu, Mbak Wali juga menghadiahkan dua buah boneka dan mengajak keduanya bermain bersama anak-anak lain. 

Trauma healing menjadi salah satu hal yang menjadi perhatian khusus pihak Pemkot Kediri. Kakak beradik tersebut akan terus didampingi oleh psikolog untuk membantu memulihkan kesehatan mental.

"Pertama kita melakukan pendampingan. Kemudian yang kedua kita melakukan pemulihan, sehingga setiap hari nantinya akan psikolog akan mendampingi untuk memantau psikis (kedua anak tadi)," tutur Mbak Wali, sapaan akrab Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, Kamis, (16/4/2026). 

Selain itu, Pemkot Kediri juga akan memastikan kesehatan fisik keduanya dalam kondisi stabil. Dinas Kesehatan Kota Kediri, menurut Mbak Wali akan memberikan salep dan obat-obatan lain untuk mendukung pemulihan kesehatan fisik keduanya.

"Dari Dinas Kesehatan juga siap turun, akan memantau setiap harinya terhadap kondisi kesehatan dari anak-anak. Karena seperti yang kita ketahui bersama, ternyata adik-adik ini juga ada bekas lukanya, di beberapa tubuhnya," ungkap Mbak Wali. 

Saat berada di LKSA Sahhala sendiri kedua anak tadi, mulai terlihat lebih ceria. LKSA Sahhala jadi pilihan teraman mengingat rumah keluarga kedua anak itu belum memungkinkan untuk ditempati. 

"Adik-adik ini akan bertempat tinggal sementara di LKSA Sahhala. Disini tadi adik-adik mulai mau berbicara kemudian mulai mau main, juga mulai berkenalan dengan teman-temannya. Harapannya mereka tidak merasa kesepian," jelas Mbak Wali. 

Terkait dengan dokumen kependudukan kedua anak tersebut yang tidak, Mbak Wali juga menegaskan pihak Pemkot akan memberikan bantuan. Almarhum MAM dan kedua kakaknya tersebut memang tidak memiliki akte kelahiran dan kartu keluarga, sehingga kesulitan dalam pendidikan. 

"Tentunya kita akan mendukung dan membantu, nanti kita akan segera proses, kita juga akan selalu memantau ya, bagaimana kondisi dari adik-adik termasuk nanti dari orang tuanya bagaimana. Kita koordinasikan dengan keluarga terdekat," tegas Mbak Wali. 

Pihak keluarga,menyambut baik uluran tangan pihak Pemkot Kediri. "Kalau saya bersyukur," tutur Edi, kakak tertua dari kedua anak tadi. 

Almarhum MAM yang masih berusia 4 tahun, ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di rumahnya, lingkungan Baudendo, Kelurahan Ngronggo, Kota Kediri, Rabu, (16/4/2026) petang. 

MAM ditemukan meninggal dunia di dapur rumahnya dengan kondisi terdapat luka cukup parah di pelipis mata dan memar di bagian perut. Kondisi MAM pertama kali diketahui sang ibu selepas pulang dari bekerja. 

Melihat kondisi anaknya, sang ibu kemudian meminta bantuan dari tetangga sekitar, yang kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke pihak kepolisian. Saat ditinggal ayah dan ibunya untuk bekerja, N dan kedua kakak perempuannya berada di rumah bersama si nenek (SL). (*)

Editor : Rizqi Ardian   

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow