Wajah Baru Infrastruktur Wajak Malang, Jalan ke Hutan Pinus dan Lahan Pertanian Rampung Dibangun
Peningkatan jalan Jangkung–Dadapan dan Josari–Magersari di Kecamatan Wajak rampung 100 persen, mudahkan akses wisata hutan pinus, pertanian, dan aktivitas warga.
MALANG, SJP – Jalan yang dulunya rusak dan sebagian masih berupa tanah di Kecamatan Wajak kini berubah wajah. Ruas Jangkung–Dadapan dan Josari–Magersari sudah rampung dibangun, memberi kemudahan bagi warga menuju wisata hutan pinus, lahan pertanian, hingga lokasi pertambangan rakyat.
Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang, Khairul Isnaidi, menjelaskan kedua ruas tersebut ditangani dengan perkerasan rigid atau beton penuh.
Volume pekerjaan mencakup segmen Dadapan sepanjang 132 meter dan segmen Sumberputih sepanjang 209 meter dengan lebar 3–4 meter.
“Dengan kondisi jalan yang lebih baik, masyarakat bisa lebih mudah beraktivitas. Akses ke wisata maupun distribusi hasil pertanian juga semakin lancar,” ujarnya, Sabtu (23/8/2025).
Sebelumnya, kondisi jalan Jangkung–Dadapan berupa beton rusak, sementara ruas di Desa Sumberputih masih berupa tanah. Keadaan ini kerap menyulitkan warga dalam mobilitas sehari-hari, terutama untuk membawa hasil pertanian.
Selain itu, keberadaan infrastruktur baru juga memperkuat konektivitas antarwilayah serta menunjang aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.
Tak hanya sektor pertanian, akses ini juga mendukung keberlanjutan wisata hutan pinus dan memudahkan jalur mobilisasi tambang rakyat di kawasan Wajak Kabupaten Malang ini.
“Kami berkomitmen menjaga keberlanjutan pembangunan infrastruktur. Bukan hanya untuk konektivitas, tapi juga untuk meningkatkan kesejahteraan warga di semua sektor,” pungkasnya. (***)
Editor: Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

