UIN KHAS Jember Dorong Digitalisasi Penilaian Dosen lewat Aplikasi Daring
JEMBER, SJP—Penerapan sistem digitalisasi dalam penilaian dosen terus diperkuat oleh Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember. Untuk itu, digelar acara persamaan persepsi asesor beban kerja dosen (BKD) pada Kamis (12/6/2025) lalu.
Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN KHAS Jember menegaskan pentingnya transformasi digital dalam proses verifikasi kinerja dosen.
Sebanyak 54 asesor BKD hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka bertugas menilai, memverifikasi, dan memvalidasi laporan BKD seluruh dosen di lingkungan UIN KHAS Jember melalui aplikasi berbasis dalam jaringan (daring). Yaitu sistem informasi bertarif tingkat dosen.
Koordinator kegiatan, Suryadi menyampaikan, digitalisasi tersebut merupakan wujud implementasi dari dasa cita rektor poin ke-9, yaitu tentang integrasi dan digitalisasi sistem kerja.
Menurutnya, target persamaan persepsi asesor kali ini adalah mewujudkan digitalisasi menyeluruh. Maka dari itu, asesor sekarang wajib menggunakan sistem aplikasi.
Dia menerangkan, langkah tersebut tidak hanya bertujuan mempermudah penilaian, tetapi juga membangun budaya kerja dosen yang transparan dan terukur.
“Semoga hal ini berjalan secara berkelanjutan dan menjadi sistem yang baik untuk UIN KHAS Jember,” katanya.
Sementara itu, Ketua LPM UIN KHAS Jember, H. Mursalim menjelaskan, sesuai dengan peraturan organisasi (PO) tentang BKD tahun 2021, dosen wajib melaporkan kinerjanya setiap semester. Kewajiban itu berlaku untuk seluruh jenjang jabatan fungsional, mulai dari asisten ahli hingga guru besar.
Dia juga menekankan pentingnya kesinambungan kegiatan ini agar seluruh dosen memiliki pemahaman yang sama terkait regulasi dan sistem pelaporan digital.
“Jadi pelaporan kinerja dosen ini bukan sekadar formalitas," tegasnya.
Sebagai informasi, aplikasi Laporan Beban Kerja Terstruktur (LBKT) telah mengalami pengembangan untuk lebih adaptif dan responsif terhadap kebutuhan penilaian akademik. Harapannya, aplikasi ini dapat terus dioptimalkan dan digunakan secara konsisten dalam sistem kerja kampus. (***)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

