Tinjau Kesiapan Munas-Konbes 2026, Gus Yahya Ziarah ke Makam Pendiri Ponpes Al-Falah Ploso

Menjelang pembukaan Munas-Konbes PBNU 2206 di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf didampingi sejumlah pengurus PBNU dan pengasuh pondok pesantren berziarah ke makam muassis (pendiri) pondok pesantren Al-Falah KH Ahmad Djazuli Utsman.

20 Jun 2026 - 16:31
Tinjau Kesiapan Munas-Konbes 2026, Gus Yahya Ziarah ke Makam Pendiri Ponpes Al-Falah Ploso
Ketua PBNU Gus Yahya saat ziarah di makam pendiri ponpes Al-Falah Ploso ( foto : istimewa)

KEDIRI, SJP - Menjelang pembukaan Munas-Konbes PBNU 2206 di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf didampingi sejumlah pengurus PBNU dan pengasuh pondok pesantren berziarah ke makam muassis (pendiri) pondok pesantren Al-Falah KH Ahmad Djazuli Utsman. 

Ziarah tersebut menjadi bentuk penghormatan kepada para ulama yang telah meletakkan dasar perjuangan dakwah, pendidikan, dan pengembangan Nahdlatul Ulama. 

Di tempat tersebut rombongan memanjatkan doa serta mengirimkan tahlil untuk para pendiri dan sesepuh Ponpes Al Falah Ploso.  

“Sowan ke masyayikh pondok Al Falah Ploso, kita tawasilah memohon kepada Allah semoga acara munas konbes ini bermanfaat,” ungkap tokoh yang akrab disapa Gus Yahya tersebut, Sabtu, (20/6/2026). 

Usai berziarah, Gus Yahya berkeliling meninjau sejumlah titik yang akan digunakan untuk pelaksanaan agenda nasional NU tersebut.

Dari hasil peninjauan, Gus Yahya menilai kesiapan venue secara umum sudah memadai. 

Namun, masih terdapat sejumlah catatan yang perlu segera dibenahi, terutama terkait mekanisme kepanitiaan dalam mengelola arus tamu dan peserta yang datang dari berbagai daerah.

“Secara umum kalau di venue ini Alhamdulillah cukup siap, memadai. Tinggal ada sejumlah kekurangan, khususnya dalam mekanisme-mekanisme kepanitiaan untuk mengelola para tamu dan peserta yang masih memerlukan perbaikan-perbaikan,” tambah Gus Yahya.

Ia mengaku telah menyampaikan sejumlah masukan kepada panitia agar kekurangan tersebut segera ditindaklanjuti sebelum agenda resmi dimulai.

Munas-Konbes NU 2026 yang dipusatkan di Ponpes Al Falah Ploso akan diikuti ribuan peserta dari seluruh Indonesia. Karena itu, kesiapan teknis dan pelayanan peserta menjadi perhatian utama agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.

“Saya sudah bicarakan dengan teman-teman kepanitiaan, mudah-mudahan bisa segera diperbaiki,” pungkasnya.

Munas-Konbes NU 2026 akan membahas sejumlah agenda penting. Di antaranya menetapkan materi Muktamar NU, menampung usulan-usulan terkait lokasi penyelenggaraan Muktamar, serta membahas sejumlah isu di bidang keagamaan.

Dalam Konbes kali ini, persidangan akan dibagi ke dalam enam komisi. Keenam komisi tersebut adalah Komisi Bahtsul Masail Waqi’iyah yang akan bersidang di Aula Utama Al-Falah Induk, Komisi Bahtsul Masail Maudluiyyah di Musholla Queen Al-Falah, dan Komisi Bahtsul Masail Qanuniyah di Aula Teras Gubuk Al-Falah.

Selain itu, terdapat Komisi Organisasi yang akan bersidang di Aula Utama Al-Falah Putri, Komisi Program di Gedung Nasrul Ummah Al-Falah II, serta Komisi Rekomendasi yang akan merumuskan sejumlah rekomendasi strategis forum. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow