Surabaya Vaganza Digelar Malam Hari, HJKS 2026 Tawarkan Pengalaman Baru Bertajuk Festival of Lights

Surabaya Vaganza diundur. Sebelumnya, dijadwalkan pada 2 Mei, Festival Rujak Uleg akan digelar pada 9 Mei 2026, sedangkan Surabaya Vaganza berlangsung pada 16 Mei 2026.

03 May 2026 - 20:32
Surabaya Vaganza Digelar Malam Hari, HJKS 2026 Tawarkan Pengalaman Baru Bertajuk Festival of Lights
Ribuan warga memadati jalur parade saat Surabaya Vaganza tahun sebelumnya (Ryan/SJP)

SURABAYA, SJP — Atmosfer perayaan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 mulai terasa sejak awal Mei 2026. Sejumlah agenda telah disiapkan Pemerintah Kota (Pemkot), mulai dari program tiket wisata seharga Rp733 hingga persiapan event ikonik seperti Festival Rujak Uleg dan Surabaya Vaganza.

Namun, ada satu perubahan mencolok yang menjadi sorotan utama tahun ini. Untuk pertama kalinya, Surabaya Vaganza akan digelar pada malam hari, menghadirkan konsep baru yang lebih atraktif bagi pengunjung.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengatakan bahwa perubahan konsep event memang selalu dilakukan setiap perayaan HJKS tiap tahunnya sebagai upaya menghadirkan pengalaman berbeda dan tidak monoton.

"Surabaya Vaganza tahun ini tampil beda. Selain dimeriahkan dengan berbagai instalasi bunga, juga dipadukan dengan permainan lampu," ujar Eri, Minggu (3/5/2026).

Dengan konsep bertajuk “Festival of Lights”, parade yang selama ini identik dengan siang hari akan disulap menjadi pertunjukan visual malam yang mengandalkan permainan lampu, tata cahaya dan instalasi artistik. Inovasi itu diharapkan mampu meningkatkan daya tarik event, khususnya bagi wisatawan dan generasi muda.

Selain perubahan konsep, Pemkot juga telah menetapkan jadwal pelaksanaan dua event utama HJKS 2026. Festival Rujak Uleg akan digelar pada 9 Mei 2026, sedangkan Surabaya Vaganza berlangsung pada 16 Mei 2026.

Penjadwalan tersebut mengalami penyesuaian dari rencana awal. Sebelumnya, Surabaya Vaganza dijadwalkan berlangsung pada 2 Mei, namun diundur sebagai bentuk penghormatan terhadap peringatan Hari Buruh Internasional.

Tak hanya itu, kedua event unggulan tersebut juga telah masuk dalam daftar Kharisma Event Nusantara (KEN), yang merupakan kurasi event nasional dari pemerintah pusat.

"Dua acara ini telah masuk dalam Kharisma Event Nusantara, menguatkan daya saing Surabaya sebagai destinasi event nasional," kata Eri.

Masuknya Surabaya dalam KEN menjadi momentum penting untuk memperluas jangkauan promosi pariwisata kota. Pemkot pun memanfaatkan peluang ini dengan menyiapkan strategi kolaboratif bersama pelaku industri pariwisata.

Salah satunya melalui kerja sama dengan agen perjalanan dan hotel, yang menghadirkan paket bundling bagi wisatawan. Paket ini mencakup akomodasi sekaligus tiket untuk menyaksikan Festival Rujak Uleg dan Surabaya Vaganza.

Pemkot Surabaya berharap langkah tersebut mampu menciptakan ekosistem pariwisata yang terintegrasi, sekaligus meningkatkan kenyamanan wisatawan dalam menikmati rangkaian HJKS. Lebih jauh, Pemkot Surabaya menargetkan peningkatan kunjungan wisatawan serta perputaran ekonomi daerah melalui rangkaian event tersebut. 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow