Sopir Mengantuk, Truk Genteng Tabrak Rumah dan Warkop Sidoarjo

Kecelakaan tunggal terjadi di Sidoarjo. Diduga akibat sopir mengantuk, sebuah truk muatan genteng kehilangan kendali menabrak dua rumah dan warkop hingga rusak parah.

24 May 2026 - 16:37
Sopir Mengantuk, Truk Genteng Tabrak Rumah dan Warkop Sidoarjo
Truk bermuatan genteng menabrak dua rumah warga beserta satu warung kopi (warkop) di Jalan Raya Kemangsen, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, pada Minggu (24/5/2026) dini hari. (Foto: Beritasatu.com)

SIDOARJO, SJP - Kantuk saat mengemudi kembali memicu kecelakaan parah. Akibat kehilangan konsentrasi karena tertidur sesaat saat menyetir, seorang pengemudi truk colt diesel bermuatan genteng kehilangan kendali dan menabrak dua rumah warga beserta satu warung kopi (warkop). Peristiwa nahas ini terjadi di Jalan Raya Kemangsen, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, pada Minggu (24/5/2026) dini hari.

Kejadian bermula sekitar pukul 03.00 WIB. Truk yang tengah melaju tersebut tiba-tiba oleng keluar jalur dan langsung menghantam deretan bangunan di tepi jalan. Suara benturan yang sangat keras sontak membuat warga sekitar yang sedang terlelap panik dan berhamburan keluar rumah.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini lantaran rumah dan warkop yang ditabrak sedang dalam kondisi kosong ditinggal penghuninya. Namun, kuatnya benturan membuat bagian depan truk ringsek parah dan ketiga bangunan tersebut mengalami kerusakan yang sangat berat.

Sopir truk yang diidentifikasi bernama Yudianto (27), warga Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek, mengaku kehilangan kesadaran sebelum kecelakaan terjadi. Saat diperiksa oleh petugas kepolisian, ia masih tampak kebingungan.

“Tidak ingat apa-apa, Pak. Mengantuk,” ujar Yudianto singkat.

Petugas piket lalu lintas Polsek Balongbendo, Aiptu Arif Rohman, yang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) mengonfirmasi bahwa insiden ini merupakan kecelakaan tunggal.

“Laka tunggal truk menabrak rumah ini diduga kuat karena sopir kehilangan konsentrasi akibat mengantuk saat berkendara," jelas Aiptu Arif Rohman di lokasi kejadian.

Proses evakuasi bangkai truk memakan waktu cukup lama dan baru bisa diselesaikan pada pagi hari, mengingat posisi kepala kendaraan yang sempat tersangkut di antara puing-puing bangunan warga. Akibat peristiwa ini, kerugian materiil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Guna proses penyelidikan lebih lanjut, Yudianto beserta kendaraan truk miliknya kini telah diamankan di Unit Laka Satlantas Polresta Sidoarjo.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow