Silpa Terus Turun, DPRD Apresiasi Efektivitas Kinerja Pemkot Kota Batu
Penurunan SILPA yang konsisten merupakan salah satu wujud nyata dalam kinerja Pemkot dalam pelayanan masyarakat dimana dampaknya dapat dirasakan secara langsung.
KOTA BATU, SJP – Penurunan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) Kota Batu mendapatkan perhatian DPRD Kota Batu dan memberikan apresiasi atas tren positif ini, sebagai indikasi efektivitas pengelolaan anggaran oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Batu.
Anggota DPRD Kota Batu Ludi Tanarto mengatakan, penurunan SILPA yang konsisten merupakan salah satu wujud nyata dalam kinerja Pemkot dalam pelayanan masyarakat dimana dampaknya dapat dirasakan secara langsung.
"Dulu berkutat di angka Rp 200 miliar, lalu terus turun hingga Rp 188 miliar di 2023 dan menjadi Rp 143 miliar di 2024. Penurunan 23,94 persen ini jelas sangat bagus dan menunjukkan bahwa anggaran dikelola lebih optimal dan dimanfaatkan secara tepat untuk mendukung pembangunan,” ujarnya.
Disinggung terkait Sekretariat Dewan (Sekwan) menjadi salah satu penyumbang terendah di serapan tahun anggaran 2024, ia mengaku terdapat beberapa kendala teknis seperti agenda politik yang padat di tahun 2024, sehingga dari empat kegiatan reses yang direncanakan, hanya tiga yang terlaksana.
Meski begitu, Ludi berpendapat penurunan Silpa bukan sekadar angka, tetapi juga diimbangi dengan kualitas serapan anggaran. Oleh sebab itu ia berharap Pemkot dapat terus meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pelaksanaan program.
"DPRD pun berharap tren positif ini terus berlanjut dengan tetap memastikan program-program prioritas yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat menjadi fokus utama. Kita apresiasi kerja Pemkot, tetapi juga mendorong agar evaluasi terus dilakukan, terutama pada OPD dengan serapan rendah,” pungkasnya. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

