Siasati Penurunan Daya Beli, UMKM Kue di Jember Andalkan Hampers Mini Cookies
Rumah kue dengan konsep estetik ala Eropa berornamen warna merah muda dan biru ini tercatat telah beroperasi selama satu tahun terakhir.
JEMBER, SJP–Berbagai upaya dilakukan para pelaku UMKM untuk menjaga omzet di tengah momentum Ramadan 2026. Salah satu strategi kreatif muncul dari rumah kue Boboho Donut yang berlokasi di Dusun Krajan A, Desa Wonorejo, Kecamatan Kencong, Jember, tepatnya di Jalan Dewi Sartika, belakang SPBU.
Rumah kue dengan konsep estetik ala Eropa berornamen warna merah muda dan biru ini tercatat telah beroperasi selama satu tahun terakhir.
Memasuki masa Ramadan dan menjelang Lebaran 2026, rumah kue yang memproduksi donat, bolu tape, spikoe, bolu gulung, brownies, hingga kue sus ini mengaku mengalami penurunan jumlah pembeli hingga 40 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Guna menyikapi kondisi tersebut tanpa mengurangi ritme produksi, Boboho Donut meluncurkan terobosan baru berupa produk kue kering jenis Mini Cookies untuk paket hampers Ramadan dan Idulfitri.
Produk yang dibanderol seharga Rp150.000 per kilogram tersebut rupanya diminati pasar dan mulai diburu pelanggan.
"Tahun ini perekonomian memang kurang bagus untuk penjual UMKM seperti kami. Hal tersebut juga disampaikan teman-teman saya. Maka dari itu untuk menyikapi sepinya pembeli kami harus pintar membuat terobosan, ya salah satunya kita buat Hampers ramadan dan idul Fitri," ujar Siti Aisyah, pemilik Boboho Donut, Selasa (3/3/2026).
Siti menjelaskan bahwa hingga saat ini, pesanan Mini Cookies untuk hampers telah mencapai ratusan paket.
"Intinya yang penting kita punya terobosan dan rasa yang khas dan bahan premium saya yakin customer tidak akan rewel soal harga. Yang penting buat para penjual UMKM itu ramah," ungkapnya.
Selama bulan Ramadan, Boboho Donut beroperasi mulai pukul 13.00 hingga 21.00 WIB. Selain berinovasi pada produk, Siti juga berkolaborasi dengan jasa ojek pangkalan maupun daring untuk sistem pengantaran.
"Intinya saya pribadi harus bersinergi dengan berbagai kalangan, terutama para ojek karena ini bagian simbiosis mutualisme," pungkasnya. (*)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

