Seorang Kakek di Wagir Malang Diduga Tewas Tak Wajar

Kakek di Wagir, Kabupaten Malang, ditemukan tewas diduga dianiaya anak dan cucunya. Warga ungkap korban telah tiga kali alami kekerasan.

13 Oct 2025 - 18:43
Seorang Kakek di Wagir Malang Diduga Tewas Tak Wajar
Petugas kepolisian bersama perangkat desa dan warga Desa Dalisodo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, menghadiri proses pemakaman kakek yang diduga menjadi korban kekerasan keluarga. (Foto : Istimewa)

MALANG,SJP — Dugaan kematian tidak wajar menimpa Kusenan (65), warga Dusun Bedali, Desa Dalisodo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Pria lanjut usia itu ditemukan meninggal dunia di rumahnya, dan warga menduga kuat kematiannya berkaitan dengan tindak kekerasan yang dilakukan oleh keluarga terdekat.

Informasi tersebut dibenarkan Kepala Desa Dalisodo, Suprapto, saat ditemui seusai pemakaman korban, Senin (13/10/2025). Ia menyebutkan, dari laporan sejumlah warga, Kusenan disebut telah beberapa kali mengalami kekerasan sebelum akhirnya meninggal.

“Menurut keterangan masyarakat yang saya terima, sekitar setahun terakhir korban sempat dianiaya sampai tiga kali,” ujar Suprapto, Senin (13/10/2025).

Ia menambahkan, salah seorang warga bahkan pernah menyaksikan langsung dugaan tindakan kekerasan yang dilakukan anak dan cucu korban.

“Katanya ada yang melihat kejadian itu di dalam rumah. Yang melakukan anaknya dibantu cucunya,” jelasnya.

Menurut Suprapto, semasa hidupnya Kusenan dikenal dermawan dan aktif bergotong royong dalam kegiatan pembangunan desa. Sosoknya yang mudah bergaul membuat warga sulit menerima kabar duka tersebut.

“Korban dikenal baik, sosialnya tinggi, dan suka membantu. Jadi warga banyak yang merasa kehilangan,” ungkapnya.

Namun, suasana pemakaman korban berlangsung sepi. Kepala desa menduga hal itu terjadi karena warga enggan hadir lantaran salah satu terduga pelaku ikut dalam prosesi pemakaman.

“Memang agak sepi tadi, mungkin karena masyarakat tahu ada dugaan kasus kekerasan,” imbuhnya.

Suprapto juga mengaku pernah mendapat curhatan dari korban yang merasa tertekan akibat perilaku anaknya.

“Korban pernah bercerita kepada saya, katanya anaknya sering meminta uang dan marah kalau tidak diberi,” tuturnya.

Pemerintah Desa Dalisodo bersama sejumlah warga berencana mendatangi Polres Malang untuk mengikuti gelar perkara. Mereka berharap penyelidikan kepolisian dapat mengungkap penyebab pasti kematian Kusenan.

“Hari ini kami ikut gelar perkara di Polres Malang. Semoga bisa segera jelas hasilnya,” kata Suprapto.

Ia menegaskan, masyarakat berharap kepolisian menindaklanjuti dugaan penganiayaan ini secara hukum agar tidak menimbulkan keresahan di lingkungan desa.

“Kami percayakan sepenuhnya ke pihak berwajib. Kalau memang ada unsur kekerasan, ya harus diproses,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kusenan ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Dusun Bedali, Desa Dalisodo. Keluarga sempat menolak autopsi jenazah, dan polisi kini tengah mendalami laporan warga serta keterangan saksi untuk memastikan penyebab kematian. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow