Sempat Batal Dua Kali, Mantan Sekda Tulungagung Tri Hariadi Akhirnya Dilantik Jadi Kadisnakertrans

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut digelar di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Senin malam (15/12/2025), dan dipimpin langsung oleh Bupati Tulungagung, Gatot Sunu Wibowo.

15 Dec 2025 - 23:23
Sempat Batal Dua Kali, Mantan Sekda Tulungagung Tri Hariadi Akhirnya Dilantik Jadi Kadisnakertrans
Prosesi pelantikan Tri Hariadi menjadi Kepala Disnakertrans oleh Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo. (Beny/SJP)

TULUNGAGUNG, SJP - Setelah sempat diwarnai dinamika dan sorotan publik akibat dua kali tidak menghadiri agenda pelantikan, mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung, Tri Hariadi, akhirnya resmi dilantik sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Tulungagung.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut digelar di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Senin malam (15/12/2025), dan dipimpin langsung oleh Bupati Tulungagung, Gatot Sunu Wibowo. Prosesi berlangsung khidmat dan tertib, disaksikan jajaran pejabat daerah serta tamu undangan.

Usai pelantikan, Bupati Gatot Sunu Wibowo menegaskan bahwa seluruh tahapan mutasi jabatan tersebut telah dilaksanakan sesuai dengan aturan dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

“Hari ini saya selaku Bupati Tulungagung melaksanakan kegiatan pelantikan dan pengambilan sumpah janji jabatan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Tulungagung. Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar dan sesuai aturan serta undang-undang yang berlaku,” ujarnya.

Gatot Sunu juga meminta semua pihak, termasuk insan media, untuk turut menjaga suasana kondusif pascapelantikan. Ia menegaskan bahwa polemik yang sempat mencuat kini telah selesai. 

“Ini sudah selesai. Pak Tri juga sudah bisa menerima semua kegiatan hari ini dan beliau menyatakan tegak lurus. Kalau memang ada persepsi yang kurang pas, mari kita saling memaafkan. Ini semua demi kebaikan dan untuk membangun Tulungagung yang beradab, amanah, dan bersinergi,” katanya.

Terkait dua kali ketidakhadiran Tri Hariadi pada agenda pelantikan sebelumnya, Gatot memilih bersikap bijak. Menurutnya, hal tersebut tidak perlu lagi dipersoalkan.

“Namanya manusia kadang ada salah dan khilaf. Kita selaku saudara dan sahabat tidak perlu memperpanjang. Ini bukti nyata bahwa semua sudah selesai, kami juga tidak ada masalah apa-apa,” tegasnya.

Gatot menyebut penempatan Tri Hariadi di Disnakertrans bukan tanpa alasan. Pengalaman panjang Tri di berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) dinilai menjadi modal penting untuk mengatasi persoalan ketenagakerjaan di Tulungagung. 

“Beliau ini orang senior dan Dinas Tenaga Kerja memang butuh orang-orang berpengalaman. Saya yakin di bawah kepemimpinan beliau, Disnakertrans bisa lebih maju dan mampu mengurangi angka pengangguran di Tulungagung,” ujarnya optimistis.

Dalam sambutannya, Bupati Gatot Sunu Wibowo menegaskan bahwa pelantikan tersebut merupakan bagian dari mutasi atau pergeseran jabatan yang bersifat strategis. Ia menekankan bahwa seluruh proses telah melalui mekanisme yang sah dan mendapatkan rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). 

“Dalam kacamata ilmu manajemen, mutasi merupakan perangkat strategis untuk meningkatkan efektivitas kinerja organisasi, termasuk dalam mewujudkan visi pembangunan daerah,” jelasnya.

Gatot juga menyoroti persoalan ketenagakerjaan yang masih menjadi tantangan serius di Tulungagung. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, jumlah pengangguran di Tulungagung mencapai 27.200 orang. 

“Ini bukan jumlah yang kecil. Bahkan kalau dibandingkan, jumlah pengangguran ini kurang lebih setara dengan jumlah penduduk kecamatan Pucanglaban,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Gatot mengungkapkan bahwa pengangguran terampil menjadi persoalan yang tidak kalah serius. Tingkat pengangguran tertinggi justru terjadi pada lulusan SMK, disusul lulusan perguruan tinggi. 

“Kalau tidak kita atasi, dalam jangka panjang ini bisa menurunkan kepercayaan terhadap dunia pendidikan,” katanya.

Karena itu, ia menegaskan pentingnya peran Disnakertrans dalam merumuskan kebijakan yang berkualitas, baik dalam perluasan lapangan kerja maupun peningkatan kompetensi tenaga kerja sesuai kebutuhan pasar. 

“Di titik inilah peran strategis Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi sangat dibutuhkan. Saya sengaja menggerakkan pejabat senior untuk memimpin langsung agar permasalahan ini bisa ditangani lebih cepat dan tepat,” tandasnya.

Menutup sambutannya, Bupati Gatot berpesan kepada pejabat yang baru dilantik agar menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. 

“Saya berpesan kepada pejabat terlantik dan seluruh pimpinan perangkat daerah untuk menjalankan tugas dengan komitmen tinggi, demi kemaslahatan pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Tulungagung tanpa terkecuali,” pungkasnya. (*)

Editor: Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow