Satu Rumah Warga di Tulungagung Roboh Diterjang Puting Beliung, Puluhan Lainnya Rusak
Rumah yang roboh adalah milik Jali (55), warga Desa Sumberinginkulon, lecamatan Ngunut. Rumah roboh rata dengan tanah setelah tidak mampu menahan terjangan angin puting beliung.
TULUNGAGUNG, SJP - Terjangan angin puting beliung yang melanda wilayah Kabupaten Tulungagung, pada Sabtu (7/2/2026) siang, mengakibatkan satu unit rumah warga roboh rata dengan tanah dan puluhan rumah lainnya mengalami kerusakan.
Peristiwa angin puting beliung tersebut terjadi sekira pukul 14.00 WIB di Desa Sumberinginkulon, Kecamatan Ngunut. Akibatnya, rumah milik Jali (55), warga setempat, roboh setelah tidak mampu menahan terjangan angin kencang.
Beruntung, saat kejadian pemilik rumah berada di dapur bagian belakang yang tidak ikut roboh, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka.
Kepala Desa Sumberinginkulon, Panggih Mujiono, menjelaskan, angin kencang datang secara tiba-tiba dan langsung merusak permukiman warga.
“Kronologinya sekitar jam dua siang ada angin seperti puting beliung. Di desa ini terdampak satu rumah yang roboh. Sebenarnya rumah itu memang rencananya mau dibangun, tapi keburu kena angin,” ujar Panggih.
Selain satu rumah yang roboh, angin puting beliung juga menyebabkan kerusakan pada sedikitnya 19 rumah warga lainnya, terutama pada bagian atap yang gentengnya rontok dan beterbangan.
Panggih menyebut, untuk sementara pemilik rumah yang roboh masih bertahan di area dapur yang kondisinya aman.
“Rencananya memang sudah kami ajukan lewat program bedah rumah tahun 2027. Untuk sementara pemilik rumah tetap tinggal di dapur yang tidak terdampak. Besok akan kami tindak lanjuti,” katanya.
Pemerintah desa bersama warga juga akan segera melakukan kerja bakti untuk membersihkan puing-puing bangunan.
“Pembersihan secepatnya kita lakukan kerja bakti bersama warga,” tambahnya.
Selain Desa Sumberingin Kulon, angin kencang juga melanda Desa Bendilwungu, Kecamatan Sumbergempol.
Koordinator Pusdalops BPBD Tulungagung, Noval Hamami, mengatakan pihaknya menerima laporan angin kencang terjadi sekitar pukul 14.30 WIB.
“Hari ini kami mendapat laporan adanya angin kencang sekitar pukul setengah tiga sore. Laporan kerusakan masuk dari dua desa, yaitu Desa Bendilwungu dan Desa Sumberinginkulon,” kata Noval.
Di Desa Bendilwungu, angin kencang menyebabkan sedikitnya 40 rumah warga mengalami kerusakan ringan hingga sedang pada bagian atap. Selain itu, satu batang pohon berukuran besar tumbang dan menimpa gudang rumah milik kakek Sari hingga ambruk.
“Saat ini kami bersama tim masih menangani pohon tumbang yang menimpa rumah di Desa Bendilwungu. Rata-rata kerusakannya genteng dan asbes yang terbang. Ada satu pohon yang menimpa rumah, merusak kandang dan genteng,” jelas Noval.
Ia menegaskan, hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa maupun luka akibat peristiwa angin kencang tersebut.
“Untuk korban, alhamdulillah nihil,” pungkasnya.
Hingga Sabtu malam, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tulungagung masih melakukan pendataan di lokasi terdampak. Mereka melakukan asesmen lanjutan untuk memastikan jumlah kerugian dan kebutuhan warga terdampak sebelum penanganan berikutnya dilakukan. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

