Ribuan Warga Gotong Royong Bersihkan Kantor Pemkab dan DPRD Kediri
Setelah kantor Pemkab dan DPRD Kediri terbakar dalam aksi anarkis, ribuan warga bergotong royong membersihkan puing. Bupati Hanindhito hadir memberi apresiasi dan membuka dapur umum.
KEDIRI, SJP – Semangat gotong royong kembali menyala di Kabupaten Kediri. Ribuan warga dari berbagai daerah berdatangan pada Jumat (5/9/2025), untuk membersihkan kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri dan gedung DPRD yang beberapa hari lalu hangus terbakar akibat aksi anarkis massa.
Kebakaran hebat itu tidak hanya melahap gedung pemerintahan, tetapi juga puluhan kendaraan dinas dan pribadi yang terparkir di halaman. Kini, sisa puing-puing dan peralatan yang terbakar mulai dibersihkan bersama masyarakat.
Dengan penuh semangat kebersamaan, warga memungut bongkahan puing, menyapu abu sisa kebakaran, hingga menata peralatan yang masih bisa dipakai. Sebagian lainnya saling bahu-membahu mengeluarkan barang-barang yang bisa diselamatkan dari dalam kantor.
Momen ini menjadi pemandangan haru. Warga datang bukan hanya dari Kabupaten Kediri, melainkan juga dari daerah sekitar. Bertepatan dengan libur nasional, mereka rela meluangkan waktu untuk ikut menguatkan Kabupaten Kediri agar segera bangkit dari keterpurukan.
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana turut hadir dalam aksi kerja bakti ini. Dengan mengenakan kaus hitam, ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada masyarakat yang hadir.
“Saya berterima kasih kepada seluruh masyarakat yang sudah hadir, memberikan tenaga, dan meluangkan waktu liburnya untuk membantu. Kami juga membuka dapur umum dengan menyiapkan sekitar 2.000 porsi makanan untuk warga yang ikut kerja bakti,” ujar Hanindhito.
Semangat warga juga tergambar dari pernyataan Heri Purnomo, salah seorang yang ikut membersihkan gedung Pemkab dan DPRD.
“Kami rela ikut kerja bakti karena ini juga rumah rakyat, rumah kami. Harapan kami, kejadian anarkis beberapa hari lalu bisa menjadi pelajaran agar kita tidak mudah terprovokasi,” kata Heri.
Aksi gotong royong ini bukan sekadar membersihkan gedung, melainkan juga simbol kebersamaan. Pemkab Kediri mengajak seluruh masyarakat untuk terus merawat dan menjaga fasilitas umum yang dibangun dengan dana rakyat, agar tragedi serupa tidak terulang kembali. (**)
Editor: Rizqi Ardian
Sumber: Beritasatu.com
What's Your Reaction?

