Restrukturisasi PDI Perjuangan Kota Probolinggo, Tegaskan Posisi Mitra Strategis dengan Catatan Kritis

Di bawah nakhoda baru, partai berlambang banteng moncong putih ini menegaskan komitmennya untuk menjalankan fungsi kontrol sosial yang ketat terhadap jalannya pemerintahan.

07 Jan 2026 - 11:50
Restrukturisasi PDI Perjuangan Kota Probolinggo, Tegaskan Posisi Mitra Strategis dengan Catatan Kritis
Wali Kota Probolinggo dr Aminuddin (Tengah) bersama dengan pengurus baru PDI Perjuangan. (Foto: Rizky Putra/SJP)

KOTA PROBOLINGGO, SJP — Pasca restrukturisasi kepengurusan untuk periode 2025–2030, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Probolinggo mulai menunjukkan manuver politiknya. 

Di bawah nakhoda baru, partai berlambang banteng moncong putih ini menegaskan komitmennya untuk menjalankan fungsi kontrol sosial yang ketat terhadap jalannya pemerintahan.

Langkah perdana pengurus baru ini ditandai dengan safari politik ke Balai Kota Probolinggo untuk beraudiensi dengan wali kota pada Selasa (6/1/2026) siang. 

Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Probolinggo, Tommy Wahyu Prakoso, didampingi Sekretaris Sukardi Mito, Bendahara Sahri Trigiantoro, serta jajaran anggota fraksi di DPRD.

Dalam audiensi tersebut, Tommy menegaskan bahwa PDI Perjuangan memosisikan diri sebagai mitra strategis pemerintah daerah. 

Namun, ia memberikan peringatan keras bahwa dukungan partai tidak bersifat absolut, melainkan bergantung pada keberpihakan kebijakan terhadap rakyat.

"Kami berkomitmen mendukung penuh setiap kebijakan Pemerintah Kota Probolinggo sejauh hal itu berorientasi pada kepentingan rakyat. Namun, dengan kekuatan lima kursi di DPRD, kami tidak akan segan mengambil posisi kritis dan mengingatkan eksekutif jika ditemukan kebijakan yang justru merugikan masyarakat," tegas dia.

Selain membahas relasi dengan eksekutif, kepengurusan baru ini membawa misi besar untuk menghapus sekat eksklusivitas partai. 

Tommy menekankan pentingnya politik konstitusional yang mampu merangkul seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

"Partai politik tidak boleh menjauh dari rakyat. Kami ingin berbaur dengan seluruh strata sosial. Tidak hanya kelompok mayoritas, aspirasi kelompok minoritas pun akan menjadi prioritas kami untuk ditampung dan diperjuangkan," ungkapnya.

Agenda silaturahmi ini merupakan awal dari rangkaian aksi jemput bola yang akan dilakukan secara masif. 

Pengurus DPC PDI Perjuangan berencana melakukan penyisiran wilayah secara sistematis, dimulai dari lingkungan sekitar kantor DPC hingga menjangkau level Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW).

Strategi akar rumput ini diambil guna memastikan bahwa setiap langkah politik dan kebijakan yang diambil oleh partai di parlemen benar-benar berdasarkan fakta dan aspirasi riil yang berkembang di tengah masyarakat. 

Dengan wajah-wajah baru di tampuk kepemimpinan, PDI Perjuangan Kota Probolinggo berupaya merevitalisasi peran partai sebagai penyambung lidah rakyat yang efektif dan transparan. (*) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow