Polres Malang Gelar Tactical Floor Game Jelang Pengesahan PSHT 2025

TFG jadi strategi pengamanan 482 personel gabungan dalam kawal pengesahan PSHT di Kecamatan Pakis

03 Jul 2025 - 23:10
Polres Malang Gelar Tactical Floor Game Jelang Pengesahan PSHT 2025
Personel dari Satbrimobda Polda Jatim tampak mengikuti persiapan gelar pasukan pengamanan pengesahan PSHT (doc.ist)

MALANG, SJP – Polres Malang, Polda Jawa Timur, menggelar Tactical Floor Game (TFG) sebagai langkah strategis untuk mengatur skema pengamanan kegiatan pengesahan warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Malang Kabupaten tahun 2025. Kegiatan pengamanan akan dipusatkan di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Kamis (3/7/2025).

TFG digelar untuk memastikan seluruh personel memahami secara detail pembagian zona tugas, pola pergerakan, hingga potensi kerawanan yang mungkin terjadi selama kegiatan berlangsung. Total 482 personel gabungan diterjunkan dalam pengamanan ini.

“Tactical Floor Game ini kami laksanakan agar seluruh personel yang terlibat memiliki pemahaman utuh tentang struktur pengamanan di lapangan. Tidak ada ruang untuk salah langkah,” ujar Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, Kamis (3/7/2025).

AKP Bambang menjelaskan, kegiatan pengesahan PSHT tahun ini melibatkan massa dalam jumlah besar dan berlangsung hingga dini hari.

Oleh sebab itu, seluruh jalur masuk dan keluar Kecamatan Pakis diawasi ketat, termasuk dilakukan penyekatan di sejumlah titik strategis seperti Singosari, Karangploso, Jabung, Lawang, hingga perbatasan Malang-Blitar.

“Dengan skema TFG ini, setiap komando dan pergerakan sudah diperhitungkan secara detail. Ini bagian dari langkah antisipasi agar kegiatan berjalan aman dan kondusif,” lanjutnya.

Pengamanan tidak hanya melibatkan Polres Malang, tetapi juga didukung oleh Satbrimobda Polda Jatim, Kodim 0818 Malang-Batu, Satpol PP, Dishub, serta pengamanan internal PSHT (Pamter).

Selain itu, Polres penyangga seperti Polres Blitar, Polres Kota Malang, Polres Batu, dan Polres Pasuruan turut dikerahkan.

Wakapolres Malang Kompol Bayu Halim Nugroho sebelumnya juga telah menekankan pentingnya pendekatan humanis, namun tetap tegas dan profesional. Ia meminta agar seluruh personel tidak under estimate dalam menghadapi massa yang besar.

“Penggembira dari luar wilayah dilarang hadir. Konvoi dan atribut berlebihan tidak diperkenankan. Penegakan aturan dilakukan secara persuasif namun tetap ada batas tegas,” ujar Bayu dalam apel pengamanan di Mapolres Malang.

Ia juga mengingatkan bahwa kegiatan pengesahan ini merupakan bagian dari peringatan bulan Suro, sehingga harus dijaga dengan penuh tanggung jawab demi terciptanya suasana damai di tengah masyarakat.

Sebelumnya, Polres Malang telah menggelar rapat koordinasi bersama Forkopimda dan perwakilan perguruan silat, Kamis (26/6/2025). Seluruh pihak sepakat menjaga kondusivitas dan mematuhi Maklumat Suro Aman dan Damai. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow