Penutupan TWA Ijen Kecewakan Wisatawan

Akibat penutupan Ijen banyak wisatawan yang kecewa. Padahal, mereka telah merencanakan keberangkatannya jauh hari sebelumnya.

03 Jan 2024 - 09:15
Penutupan TWA Ijen Kecewakan Wisatawan
Aktivitas wisata di Gunung Ijen

Kabupaten Banyuwangi, SJP - Penutupan destinasi Taman Wisata Alam (TWA) Ijen mengecewakan bagi wisatawan maupun pelaku jasa wisata. Mereka mengaku kecewa sebab penutupan dilakukan saat masih puncak musim wisata.

Salah satu wisatawan asal Surabaya, Eka Nindya Nurmalasari mengaku kesal. Ia sudah merencanakan liburan ke Ijen sejak jauh-jauh hari. 

"Eh tahunya baca informasi di media sosial Ijen ditutup," kata gadis yang karib disapa Nindya itu, Rabu (3/1/2024).

Sedianya ia hari ini ke Ijen, namun karena ditutup ia pun akhirnya harus mengubah rundown wisatanya di Bumi Blambangan. 

"Akhirnya saya memutuskan ke Baluran saja," sambungnya. 

Sementara Ketua DPC Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Banyuwangi Andika Rahmat Hidayat mengatakan akibat penutupan Ijen banyak wisatawan yang kecewa. Padahal, mereka telah merencanakan keberangkatannya jauh hari sebelumnya.

"Terkait penutupan TWA Kawah Ijen, pasti banyak teman-teman pelaku wisata yang kaget serta kecewa, dikarenakan penutupan ini dilakukan di saat puncak musim liburan Nataru," kata Andika. 

Akibatnya, pelaku jasa wisata harus menawarkan alternatif destinasi pengganti kepada para wisatawan. Alternatif itu, misalnya, pengalihan destinasi ke Kawah Wurung, TN Baluran, Desa Wisata Adat Kemiren, TN Alas Purwo, Bangsring Underwater, dan sejenisnya.

"Kami sebagai pemandu wisata berkoordinasi dengan pihak tour and travel untuk memberikan alternatif kepada wisatawan yg tidak bisa mendaki ke Kawah Ijen," katanya.

Meski demikian, HPI Banyuwangi memahami keputusan penutupan salah satu destinasi wisata andalan di Banyuwangi itu. Andika menyebut, BBKSDA tak mungkin menutup destinasi tanpa alasan yang jelas.

"Meski begitu, kami juga mengerti jika keputusan penutupan ini tidak dilakukan tanpa alasan yg jelas oleh pihak BKSDA," tambah dia.

HPI belum bisa memprakirakan kerugian ekonomi akibat penutupan destinasi itu.

"Masih perlu dihitung terlebih dulu. Ini masih puncak liburan Nataru," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) menutup destinasi tersebut mulai 3 Januari 2023 hingga batas waktu yang tidak ditentukan.

Penutupan destinasi gunung andalan di ujung timur Jawa itu tertuang dalam Surat Edaran nomor SE.01/K2/BIDTEK.1/KSA/01/2024 tentang Penutupan Kawasan TWA Kawah Ijen.

Surat edaran itu diterbitkan Selasa (2/1/2024) dan ditandatangani Kepala BBKSDA Jatim Nur Patria Kurniawan. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow