Pelatih Inggris Patok Gelar Juara EURO 2024 Demi Raih Respek Di Dunia Sepakbola

Inggris tampil lamban sejak awal EURO 2024 dan baru benar-benar bangkit dalam kemenangan semifinal atas Belanda ketika mereka akhirnya menampilkan penampilan menyerang .

14 Jul 2024 - 09:00
Pelatih Inggris Patok Gelar Juara EURO 2024 Demi Raih Respek Di Dunia Sepakbola
Gareth Southgate bakal fokus menangkan Inggris di Euro 2024 (reuters/SJP)

Berlin, SJP  - Pelatih Inggris Gareth Southgate wajib selesaikan misi selamadelapan tahun untuk raih respek dari dunia sepak bola jika timnya menang atas Spanyol di final Euro 2024, Senin (15/7) dini hari besok.

'58 tahun kesialan' yang terjadi setelah kesuksesan di Wembley tahun 1966 membuat Southgate merasa bahwa kesuksesan dan kegagalan  adalah siklus yang terus berlanjut.

“Kami berusaha mengubah pola pikir sejak awal, kami berusaha lebih jujur ​​tentang keberadaan kami sebagai bangsa yang identik sepak bola,” ujarnya. "Kami memiliki ekspektasi yang tinggi, namun ekspektasi tersebut tidak sesuai dengan performa kami. Sekarang, ekspektasi yang tinggi masih tetap ada, namun kami memiliki performa yang konsisten dalam tiga dari empat turnamen terakhir."

Inggris tampil lamban sejak awal EURO 2024 dan baru benar-benar bangkit dalam kemenangan semifinal atas Belanda ketika mereka akhirnya menampilkan penampilan menyerang .

“Kami harus menemukan cara bermain yang berbeda seiring berjalannya turnamen,” kata Southgate. “Kami merasa kami sudah mulai menemukan keseimbangan itu."

Southgate sempat gagal mengeksekusi penalti yang menentukan, ketika Jerman mengalahkan Inggris di semifinal dalam perjalanan menuju kemenangan di Wembley pada Euro 96. 

“Saya bukan orang yang percaya pada mitos. Saya orang yang percaya pada ambisi,” katanya. “Kami punya mimpi besar, tapi Anda harus mewujudkannya dan berjuang."

Ia katakan tidak punya rasa takut apa pun terhadap apa yang mungkin terjadi, karena ia sudah melalui banyak hal.

"Saya ingin para pemain merasakan rasa takut itu karena jika kami tidak takut kalah, hal itu memberi kami peluang lebih besar untuk menang," tegasnya.

Perubahan haluan Inggris di bawah Southgate, menyusul kekalahan mengejutkan mereka dari Islandia di Euro 2016, telah membuat mereka mencapai final Euro berturut-turut serta semifinal dan perempat final di Piala Dunia.

Ini adalah rekor konsistensi yang luar biasa yang tidak dapat ditandingi oleh tim Eropa lainnya, atau manajer Inggris sebelumnya, namun Southgate tahu betul bahwa “kesuksesan” itu tidak akan berarti apa-apa jika mereka kalah di final.

"Kami sudah pecahkan banyak rekor. “Tetapi kami tahu kami wajib menangkan trofi ini agar benar-benar dapatkan respek dari publik di dunia sepak bola,” tutupnya. (**)

Sumber: Reuters

Editor: Tri Sukma 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow