Pasca Penutupan TPA Tlekung, Masyarakat Kota Batu Belum Mandiri Kelola Sampah

Penutupan TPA Tlekung telah mendorong upaya pengelolaan sampah secara mandiri. Pemkot Batu berkomitmen untuk terus memantau dan mengawasi kesadaran masyarakat terkait pengelolaan sampah ini.

30 Sep 2023 - 07:15
Pasca Penutupan TPA Tlekung, Masyarakat Kota Batu Belum Mandiri Kelola Sampah
Sampah dibuang sembarangan di Kota Batu Jumat (29/09/2023) (Michel Sima/SJP)

Kota Batu, SJP - Setelah penutupan TPA Tlekung di Kota Batu, masih sering terjadi tindakan pembuangan sampah sembarangan oleh sebagian masyarakat. Sampah-sampah yang tidak diurus ini seringkali terlihat di berbagai tempat, seperti di jalan-jalan dan sungai.

Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai mengatakan penutupan TPA Tlekung telah mendorong upaya pengelolaan sampah secara mandiri. Pemkot Batu berkomitmen untuk terus memantau dan mengawasi kesadaran masyarakat terkait pengelolaan sampah ini.

"Dalam waktu dekat, kami akan memasang CCTV di beberapa lokasi untuk meningkatkan pengawasan terhadap tindakan pembuangan sampah sembarangan," kata dia.

Dia menjelaskan saat ini, pihak berwenang sedang melakukan survei untuk menentukan lokasi pemasangan CCTV.

"Kamera-kamera CCTV ini akan memiliki fungsi ganda, yaitu untuk mengawasi lalu lintas dan juga keamanan wilayah. Selain itu, CCTV ini akan terhubung langsung ke command center Kota Batu," ujarnya.

Dirinya menerangkan, tidak hanya sebagai alat pemantauan, jika ada bukti dari CCTV yang menunjukkan oknum yang membuang sampah sembarangan, mereka akan dikenai sanksi berupa sidang tindak pidana ringan (tipiring) sesuai peraturan yang berlaku.

"Dengan demikian, diharapkan upaya pengawasan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terkait penanganan sampah," jelasnya.

Semoga oknum-oknum yang membuang sampah sembarangan dapat memahami dan mulai mengubah pola pengelolaan sampahnya. Sebagai alternatif, warga tidak perlu membuang sampah di lokasi yang tidak sesuai.

"Jika ada warga masih bingung atau kesulitan dalam mengelola sampah, mereka dapat berkoordinasi dengan pihak berwenang. Kami siap membantu dalam mengambil sampah yang sudah terpilah dengan baik. Ini merupakan tindakan konkret untuk membantu masyarakat dalam mengelola sampah secara efisien," tegasnya.

Dia memaparkan ketika sebagian besar penduduknya sudah menerapkan sistem pengelolaan sampah mandiri, Aries mencatat 60 persen masyarakat di Kota Batu telah mengadopsi praktik tersebut.

"Selain itu, desa-desa di wilayah Kota Batu kini telah memulai kembali memanfaatkan Tempat Pengelolaan Sampah Sejenis Rumah Tangga (TPS3R) yang selama ini tidak aktif. Bahkan, desa-desa menjadi lahan subur untuk munculnya berbagai inovasi dalam pengelolaan sampah. Hal ini menunjukkan perubahan positif dalam tata kelola sampah di kota tersebut," tandasnya. (*)

Editor : 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow