Pangkalan LPG di Blitar Kosong, Namun Tim Gabungan Menyebut Bukan Kelangkaan
Pangkalan LPG di Jalan Dr. Wahidin, petugas mendapati stok elpiji, baik ukuran 3 kilogram maupun 12 kilogram, dalam kondisi kosong.
KOTA BLITAR, SJP — Inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan tim gabungan di Kota Blitar mengungkap adanya kekosongan LPG di tingkat pangkalan. Kondisi ini disebut terjadi bukan karena kelangkaan, melainkan tersendatnya distribusi dari agen dalam beberapa hari terakhir.
Tim yang terdiri atas Polres Blitar Kota, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), serta Hiswana Migas tersebut melakukan pengecekan di sejumlah titik pada Kamis (16/4/2026).
Sidak diawali di salah satu SPBU kawasan Kebon Rojo. Dari hasil pemantauan, ketersediaan bahan bakar minyak seperti solar dan pertalite masih tergolong aman dengan stok yang mencukupi kebutuhan masyarakat.
Namun, saat beralih ke pangkalan LPG di Jalan Dr. Wahidin, petugas mendapati stok elpiji, baik ukuran 3 kilogram maupun 12 kilogram, dalam kondisi kosong.
Pemilik pangkalan bernama Asih mengatakan keterlambatan pengiriman dari agen menjadi penyebab utama kekosongan tersebut. Ia mengaku telah mengajukan permintaan pasokan, tetapi hingga kini belum terealisasi.
"Biasanya kalau stok habis langsung dikirim. Tapi sekarang sudah dilaporkan, barangnya belum datang," kata dia, Kamis (16/4/2026).
Ia menambahkan, jatah distribusi sebenarnya tidak berubah. Dalam kondisi normal, pangkalan miliknya menerima ratusan tabung LPG 3 kilogram setiap pekan. Bahkan, tambahan pasokan sempat dijanjikan, namun belum juga diterima.
"Kuota tetap, dalam seminggu dapat jatah 350 tabung. Pengirimannya agak terlambat sejak sepekan ini, dan hari ini sebenarnya dapat kiriman 40 tabung LPG 3 kilogram, tapi belum datang," terangnya.
Sementara itu, Kanit Tipiter Satreskrim Polres Blitar Kota, Iptu Yuno Sukaito, memastikan bahwa kondisi tersebut bukanlah kelangkaan LPG secara umum.
"Stok secara keseluruhan masih aman. Hanya ada keterlambatan distribusi dari agen ke pangkalan," jelasnya.
Menurutnya, kuota pasokan LPG di wilayah Kota Blitar tetap berjalan normal tanpa adanya pengurangan. Bahkan, pada momen tertentu, Pemerintah Daerah justru mengusulkan penambahan kuota guna mengantisipasi lonjakan permintaan.
Pihaknya kini masih berkoordinasi dengan agen untuk memastikan distribusi kembali lancar dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.
"Kami imbau masyarakat agar tidak panik dan tidak melakukan pembelian berlebihan, karena pasokan LPG dipastikan tetap tersedia," imbuhnya. (*)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

