Nyaris Rampung, Wisatawan tak Sabar Nikmati Jembatan Kaca Bromo

Jembatan kaca di Seruni Point telah melalui uji kelayakan dari Kementerian Pekerjaan Umum dimana jembatan kaca ini mampu menahan beban sampai 100 orang atau setara 6 ton.

08 Nov 2023 - 06:30
Nyaris Rampung, Wisatawan tak Sabar Nikmati Jembatan Kaca Bromo
Jembatan Kaca di Seruni point Bromo Bakal dibuka pada penghujung 2023. (Armandsyah)
Nyaris Rampung, Wisatawan tak Sabar Nikmati Jembatan Kaca Bromo

Kabupaten Probolinggo, SJP - Bicara soal jembatan kaca, publik masih trauma dengan tragedi di Banyumas dimana dua wisatawan tewas saat melintasinya.

Namun hal ini tidak berlaku dengan Jembatan kaca di Seruni Point Bromo yang progres pembangunannya sudah mencapai 80 persen.

Pembangunan yang belum rampung adalah 'entrance dan exit building' setelah pihak pengembang telah merampungkan konstruksi jembatan kacanya sendiri.

Rencananya, proyek jembatan kaca ini sudah akan selesai pada Desember 2023 nanti. 

Konstruksi jembatan dengan tulang besi baja anti karat telah selesai proses konstruksinya, termasuk kaca yang dijadikan alas untuk jembatan tersebut.

Berbeda dengan di Banyumas, jembatan kaca di Seruni Point dengan pemandangan Gunung Bromo ini, sudah melalui proses uji kelayakan.

Proses uji kelayakan tersebut mulai dari uji beban, sampai uji kekuatan baja penopang jembatan.

Jembatan kaca ini dibangun di atas tebing setinggi 80 meter dengan kaca berlapis dua layer yang memiliki ketebalan total 5 sentimeter.

Konstruksi jembatan kaca ini sudah diuji oleh Kementerian Pekerjaan Umum dimana jembatan kaca ini mampu menahan beban sampai 100 orang atau setara 6 ton.

"Sekarang itu masih proses pembangunan pendukungnya, yakni bangunan untuk masuk dan keluarnya, kemungkinan akhir tahun baru diresmikan," terang Plt. Kadis Pariwisata, Bambang Heri Wahyudi, Rabu (08/11/2023).

Jembatan kaca di Seruni Point, Bromo, Probolinggo ini memang belum dibuka untuk wisatawan.

Disinilah mengapa para wisatawan makin penasaran ingin mencoba jembatan kaca di atas tebing setinggi 80 meter dengan pemandangan eksotik gunung bromo itu.

Saking keponya, beberapa wisatawan bahkan mendatangi lokasi jembatan kaca, walau tidak bisa mencoba melewatinya.

"Ya penasaran, makanya datang ke sini. Saya kira sudah dibuka dan boleh lewat, tapi ternyata masih tutup. Bagus pemandangannya," kata Yulia, salah seorang pengunjung yang datang bersama kerabatnya.

Ia mengatakan bahwa ia sedang berlibur di Bromo dan menyempatkan datang ke lokasi jembatan kaca itu.

"Ternyata dari jauh pun sudah terlihat indah, jadi makin penasaran kapan bisa mencobanya," tandas wanita berhijab ini. (*)

editor: trisukma

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow