Nama Khofifah Jadi Perbincangan Saat Muhaimin Minta Doa Restu Ibunda di Jombang

Muhaimin Iskandar tidak menampik jika Ibundanya khawatir dengan posisi Khofifah Indar Parawansa jika bergabung pada koalisi.

30 Nov 2023 - 03:15
Nama Khofifah Jadi Perbincangan Saat Muhaimin Minta Doa Restu Ibunda di Jombang
Muhaimin Iskandar bersama pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Ma'arif KH Abdussalam Shihab (Gus Salam) (Fredi/SJP)

JOMBANG, SJP - Calon Wakil Presiden (Cawapres) pasangan Anies Baswedan, Muhaimin Iskandar ungkap obrolan dirinya saat bertandang ke kediaman ibunda di Denanyar, Jombang. 

Politisi yang akrab disapa Cak Imin itu sempat cukup lama berjumpa dengan ibunda Nyai Hj Muhasonah Iskandar.

Sejumlah tema obrolan terjadi, sebelum akhirnya memanjatkan doa bersama untuk kelancaran kegiatan Kampanye. 

Cak Imin tidak menampik jika Ibunda khawatir dengan posisi Khofifah Indar Parawansa, gubernur Jawa Timur, jika bergabung pada koalisi. 

"Iya itu analisa beliau kalau peta Jawa Timur ini kira-kira bagaimana peta perempuan, Khofifah di mana itu, salah satu analisa beliau supaya kita antisipasi," ungkap Cak Imin kepada wartawan, Selasa (28/11/2023) kemarin. 

Menurut cak Imin kunjungan ke Jombang, yang utama izin sowan dari ibunda dan memohonkan doa agar dimulainya kampanye Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 pasangan Amin berjalan dengan lancar sampai akhir perjuangan. 

"Memenangkan Amin, 14 Februari 2024 yang akan datang dan alhamdulillah Ibu saya sehat mendoakan," terangnya. 

Sang ibunda bahkan memberi nasehat serta terus berikhtiar.

Ibunda cak Imin juga ingatkan persaingan begitu keras, sekaligus pantau Jawa Timur, peta nasional, termasuk persiapan rangkaian debat Capres dan Cawapres. 

"Ini membuat saya tenang, Insya Allah kalau didoakan. Iya Iya pokoknya tugas kamu adalah meneruskan perjuangan dan tugas kamu adalah berjuang soal menang kalah nanti Allah yang ngatur," bebernya. 

Cak Imin juga berjumpa dengan Pengasuh Ponpes Mambaul Maarif, KH Abdussalam Shohib atau Gus Salam.

Dalam perjumpaan itu Cak Imin tegaskan jika langkah yang diambil diniatkan untuk melanjutkan perjuangan KH Bisri Sansuri salah satu Ulama yang merintis perjuangan Nahdlatul Ulama (NU) di Indonesia. 

"Mbah Bisri Sansuri sebagai pejuang yang merintis negara ini, merintis NU, merintis perjuangan pesantren-pesantren di Jawa khususnya Pondok Pesantren Mambaul Ma'arif," tandasnya. (*)

editor: trisukma 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow