Merasa Ditantang Relawan Prabowo Gibran, PDIP Banyuwangi Siap Hadap-hadapan

Pengurus DPC PDIP Banyuwangi sebut apa yang diutarakan oleh relawan Paslon 02 itu sudah terlalu ekstrem

12 Jan 2024 - 05:45
Merasa Ditantang Relawan Prabowo Gibran, PDIP Banyuwangi Siap Hadap-hadapan
Ketua TPC Ganjar-Mahfud Banyuwangi, Eko Sukartono.(ist/SJP)

Kabupaten Banyuwangi, SJP - Pengurus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Banyuwangi tanggapi seloroh relawan PILAR 08. 

Sebelumnya relawan pendukung Prabowo-Gibran itu berseloroh akan meruntuhkan dominasi suara PDI-P di Banyuwangi, khususnya dalam upaya PDI-P memenangkan pasangan Ganjar - Mahfud di Bumi Blambangan. 

"Ini sudah menantang, kita siap berhadap-hadapan. Dimanapun anda akan kita ikuti. Kita Siap bertarung," kata Eko yang juga Ketua Tim Pemenangan Cabang Ganjar-Mahfud Banyuwangi, Jumat (12/1/2024).

Pengurus DPC PDIP Banyuwangi ini sebut apa yang diutarakan oleh relawan Paslon 02 itu sudah terlalu ekstrem. 

Pernyataan itu tidak membuat semangat para kader banteng melemah dan bahkan kata-kata itu justru akan membuat para kader banteng meradang dan kian solidkan diri menangkan Ganjar Mahfud. 

"Kata-kata itu akan menjadi motivasi dan pelecut bagi kami untuk memenangkan Ganjar Mahfud di Banyuwangi," terangnya. 

"Kita tunggu pembuktian dari relawan Paslon 02," imbuhnya. 

Sebelumnya, Relawan Prabowo - Gibran yang tergabung dalam PILAR 08 optimis bisa meruntuhkan dominasi suara PDI-P di Banyuwangi. 

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Umum PILAR 08, Kanisius Karyadi saat kampanye Gibran Rakabuming di Banyuwangi pada Rabu (10/1/2024). 

Karnisius katakan Banyuwangi adalah salah satu kabupaten yang menjadi atensi untuk mendulang suara. 

Karnisius pun menyadari bahwa Banyuwangi merupakan kandang banteng alias basis suara PDI-P. Terbukti dalam pemilu legislatif (Pileg) 2019 dan Pilbup 2020 lalu, PDI-P menjadi pemuncaknya. 

Kendati demikian, ia optimis bisa patahkan dominasi PDI-P untuk memanangkan Ganjar - Mahfud di Banyuwangi.

Untuk memecah suara PDIP di Banyuwangi, Kanisius mengaku mengandalkan kekuatan milenial. Terlebih dari survei yang ada, baik Gen-Z dan milenial diklaim lebih dominan ke Prabowo-Gibran.

"Dukungan milenial dan Gen-z ini juga dipengaruhi mas Gibran. Potensi suara dari anak muda ini terus kita gerakkan, kita pompa lewat gencarnya turun ke bawah, mengadakan pendidikan politik terhadap anak muda," kata Karnisius.

Pada Pemilu tahun ini, suara anak muda dominasi di atas 52 persen dari total daftar pemilih. Oleh karenanya pihaknya pun membidik potensi itu. 

"Kami optimis dengan kekuatan anak muda ini sangat bisa pecah suara PDI Perjuangan di Banyuwangi," jelasnya. 

Upaya lain juga terus dilakukan para relawan dengan andalkan tim medsos yang telah disebar di pelosok negeri untuk mengkampanyekan Prabowo-Gibran.

"Tim medsos kita juga cukup kuat, sudah menyebar, dalam waktu sebulan ini kita masifkan. Sehingga anak muda kita walaupun tidak disentuh oleh kampanye lewat akar rumput, bisa disentuh lewat gadget atau dunia maya," tegasnya.

Secara keseluruhan, Pilar 08 fokus pada pemenangan Prabowo-Gibran di Jatim dengan target perolehan suara di atas 50 persen.

"Kita semua bekerja keras mencapai target itu. Sehingga Jawa Timur bisa menyumbangkan suara untuk Prabowo-Gibran menang telak satu putaran," tandasnya.(*)

editor: trisukma

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow