Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Perdana Gerindra Cup U-17 2026

Ajang yang menggunakan sistem gugur ini akan diikuti oleh 32 tim dari berbagai daerah. Turnamen ini tidak hanya diikuti oleh tim dari Jawa Timur, tetapi juga peserta dari luar daerah seperti Jawa Tengah dan Jawa Barat. Tim dari Solo, Klaten, hingga satu tim asal Jawa Barat turut ambil bagian dalam kompetisi tersebut.

01 Jun 2026 - 10:57
Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Perdana Gerindra Cup U-17 2026
Technical Meeting Gerindra Cup 2026 di kantor PSSI kota Kediri (Foto : Putra/SJP)

KOTA KEDIRI, SJP — Turnamen sepak bola usia muda Gerindra Cup U-17 2026 segera digelar di Kota Kediri.

Ajang yang menggunakan sistem gugur ini akan diikuti oleh 32 tim dari berbagai daerah. Turnamen ini tidak hanya diikuti oleh tim dari Jawa Timur, tetapi juga peserta dari luar daerah seperti Jawa Tengah dan Jawa Barat. Tim dari Solo, Klaten, hingga satu tim asal Jawa Barat turut ambil bagian dalam kompetisi tersebut.

Ketua PSSI Kota Kediri, Tomi Ari Wibowo, menyampaikan bahwa kompetisi kelompok umur 17 tahun tersebut akan berlangsung mulai 6 Juni hingga 21 Juni 2026. Kota Kediri menjadi tuan rumah perdana penyelenggaraan turnamen ini.

Diharapkan, ajang ini bisa menjadi percontohan untuk pengembangan ke tingkat yang lebih luas. 

"Kota Kediri jadi percontohan dan nanti mungkin selanjutnya bisa ke nasional. Dari Kota dan Kabupaten Kediri masing-masing ada 6 tim ikut ambil bagian, jadi total 12 tim dari wilayah Kediri," ujar Tomi, Senin (1/06/2026).

Setiap hari, pertandingan akan digelar secara bertahap hingga mencapai partai puncak. "Dari 32 besar nanti langsung ke 16 besar, 8 besar, semifinal, hingga final. Jadi setiap hari ada dua pertandingan," jelas Tomi.

Ia juga mengungkapkan bahwa seluruh persiapan awal telah dilakukan, termasuk pelaksanaan technical meeting serta pengundian peserta. 

"Hari ini kita adakan technical meeting sekaligus pengundian 32 tim. Alhamdulillah semua peserta menerima hasil undian dengan baik," ujarnya.

Menurutnya, Gerindra Cup U-17 lahir dari kolaborasi berbagai pihak, termasuk hasil komunikasi dengan Partai Gerindra Kota dan Kabupaten Kediri. Turnamen ini tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga pembinaan usia dini. 

"Selain kompetisi, tujuan utamanya adalah pembinaan sepak bola usia dini sekaligus membentuk karakter anak-anak muda," tambahnya.

Lebih lanjut, panitia juga memberikan fleksibilitas bagi setiap tim untuk menambah pemain selama turnamen berlangsung. Hal ini membuka peluang hadirnya pemain-pemain potensial, termasuk yang telah memiliki pengalaman di level nasional, seperti tim nasional maupun Elite Pro Academy (EPA).

"Dari regulasi, misalkan pemain belum lengkap 30 itu di babak-babak selanjutnya bisa nambah pemain yang usianya di bawah 17 tahun itu," pungkas Tomi. (*) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow