Kolaborasi IJTI Korda Majapahit Bareng SMPN 4 Jombang Ajarkan Ilmu Jurnalistik
Kegiatan peningkatan kapasitas keilmuan kepada siswa dan guru dilakukan selama dua hari, yakni tanggal 18-19 Juni 2026 bertempat di salah satu sarana sekolah setempat.
JOMBANG, SJP - Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Jombang Korda Majapahit menginisiasi pelatihan jurnalistik, multimedia, dan podcast berkolaborasi dengan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 4 Jombang.
Kegiatan peningkatan kapasitas keilmuan kepada siswa dan guru dilakukan selama dua hari, yakni tanggal 18-19 Juni 2026 bertempat di salah satu sarana sekolah setempat.
Kegiatan yang diikuti 30 siswa-siswi ini pada hari pertama, peserta mendapatkan materi dasar-dasar jurnalistik dan multimedia. Kemudian pada hari kedua para siswa menjalani praktik wawancara, penulisan berita, hingga pembuatan podcast layaknya jurnalis profesional.
Kepala SMP Negeri 4 Jombang, Slamet Agus Tri Prastyo, menyampaikan apresiasi kepada para insan media yang tergabung dalam IJTI Jombang karena telah meluangkan waktu dan tenaga untuk berbagi ilmu.
"Saya sebagai kepala sekolah berterima kasih kepada rekan-rekan media yang sudah menyempatkan waktu dan tenaganya untuk SMPN 4 Jombang," ujar Agus dalam pesan yang diterima wartawan, Sabtu (20/6/2026).
Ia menambahkan, pemahaman mengenai jurnalistik dan media menjadi hal penting bagi generasi muda di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat.
"Di era seperti ini, kita harus benar-benar belajar dan mengerti tentang jurnalistik dan media. Ini ilmu yang penting sekali," jelasnya.
Agus mengungkapkan, setelah pelatihan tersebut pihak sekolah berencana membentuk ekstrakurikuler jurnalistik. Ia berharap para siswa menjadi penyeimbang informasi sekaligus terus mengembangkan kemampuan yang ada.
"Saya berdoa agar ilmu yang kalian dapatkan menjadi hal yang bermanfaat. Kalian juga diharapkan menjadi penyeimbang berita dan meningkatkan ilmu jurnalistik," tuturnya.
Panitia kegiatan, Adi Rosul menjelaskan bahwa pelatihan dirancang untuk menyesuaikan perkembangan dunia media saat ini dengan memadukan teori dan praktik.
"Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari. Hari pertama materi dasar-dasar jurnalistik dan multimedia, sedangkan hari kedua praktik wawancara, penulisan berita, dan podcast," ujarnya.
Para peserta dibekali kemampuan mencari, memverifikasi, dan menyusun berita yang objektif dan menarik, serta pelatihan fotografi jurnalistik, teknik berbicara di depan kamera, visual storytelling, hingga simulasi reportase dan pembuatan podcast.
Pada hari kedua, Kapolsek Jombang, AKP Edy Widoyono, memberikan materi tentang bahaya narkoba dan kenakalan remaja sebagai bagian dari penguatan karakter bagi para peserta.
"Melalui kegiatan yang diinisiasi IJTI Jombang, diharapkan lahir bibit-bibit jurnalis muda yang mampu memanfaatkan perkembangan teknologi secara positif sekaligus menghasilkan informasi yang sehat dan berkualitas di lingkungan sekolah maupun masyarakat," pungkasnya. (*)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

