Keluarga Ungkap Riwayat Depresi Perempuan Terjun ke Sungai Brantas Blitar
Sebelum pergi, korban sempat berujar kepada ibunya, 'Aku ingin mati'.
BLITAR, SJP — Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian intensif terhadap seorang perempuan bernama Devi Puspitasari (35), yang dilaporkan hilang diduga akibat menceburkan diri ke aliran Sungai Brantas, Dusun Mboro, Desa Tuliskriyo, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar.
Hingga Selasa (13/1/2026), keberadaan warga Jalan Sulawesi, Kelurahan Klampok, Kecamatan Sananwetan tersebut masih belum ditemukan.
Berdasarkan keterangan pihak keluarga, insiden ini bermula saat korban berpamitan kepada ibunya pada Senin (12/1/2026) sore.
Namun, pernyataan terakhir yang dilontarkan korban sebelum meninggalkan rumah menggunakan sepeda motor Yamaha Mio J dinilai sangat mengkhawatirkan.
"Sebelum pergi, korban sempat berujar kepada ibunya, 'Aku ingin mati'. Setelah itu, ia langsung berangkat seorang diri," ungkap Sutikno, adik ipar korban, saat memberikan keterangan kepada media, Selasa (13/1/2026).
Sutikno menjelaskan bahwa Devi, yang berstatus janda dua anak, memiliki riwayat depresi yang telah diderita cukup lama, bahkan sejak sebelum menikah. Selama ini, kondisi psikologis korban cenderung stabil apabila rutin menjalani pengobatan dan terapi suntik.
Namun, pihak keluarga menduga terjadi keterlambatan dalam jadwal pengobatan terakhir yang memicu kondisi korban kembali tidak stabil.
"Belakangan ini kondisinya sering kambuh dan mudah marah. Kemungkinan besar karena terlambat mengonsumsi obat atau menjalani jadwal suntikan rutinnya," tambah Sutikno.
Sejak laporan diterima, tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Basarnas, kepolisian, dan relawan lokal telah dikerahkan ke lokasi yang diduga menjadi titik terakhir keberadaan korban.
Petugas melakukan penyisiran menggunakan perahu karet di sepanjang aliran Sungai Brantas serta memantau sejumlah titik darat yang dicurigai.
Medan sungai yang memiliki arus cukup kuat menjadi tantangan tersendiri bagi tim di lapangan. Meski demikian, penyisiran terus diperluas hingga ke wilayah hilir sungai.
Pihak keluarga saat ini hanya bisa berharap agar upaya pencarian membuahkan hasil secepatnya.
Mereka juga memohon dukungan doa dari masyarakat luas agar Devi Puspitasari dapat segera ditemukan dalam kondisi apa pun.
Pihak kepolisian masih terus menghimpun keterangan saksi dan mencari bukti-bukti tambahan guna memastikan kronologi pasti di balik hilangnya korban. (*)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

