Kasus Temuan Bayi di Gresik, Puluhan Warga Antre Siap Adopsi

Puluhan warga pasangan suami istri mengantre siap adopsi temuan bayi di Desa Desa Tebalo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, pekan lalu. Didasarai alasan belum memiliki momongan, Dinsos Gresik mencatat setidaknya ada sebanyak 40 pasangan suami istri antre upaya adopsi itu.

16 Sep 2025 - 14:06
Kasus Temuan Bayi di Gresik, Puluhan Warga Antre Siap Adopsi
Bayi temuan di Desa Desa Tebalo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. (Foto: Istimewa)

GRESIK, SJP — Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Gresik, menyebut puluhan warga pasangan suami istri (pasutri) siap mengadopsi temuan bayi yang berlokasi di Desa Desa Tebalo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, pekan lalu. 

Setidaknya ada sebanyak 40 pasutri yang sudah siap antre adopsi bayi berjenis kelamin perempuan tersebut. 

"Hari ini bertambah lagi pasangan suami istri yang ingin mengadopsi, sudah ada 40 pasangan yang mengantre," kata Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Gresik Farid Evendi, Selasa (16/9/2025).

Farid mengatakan, beberapa alasan puluhan pasutri itu ingin mengadopsi bayi temuan lantaran itu, mayoritas belum memiliki momongan.

Beberapa di antaranya pasutri beralasan kasihan melihat bayi perempuan yang dibuang oleh ibunya. 

Menurut dia, ada langkah-langkah yang harus ditempuh oleh para pasutri jika ingin melakukan adopsi anak.

Ia menyebut, anak tersebut terlebih dahulu ditetapkan sebagai anak negara atau terlantar apabila ibu kandung dan keluarganya tidak berhasil ditemukan oleh pihak kepolisian. 

"Pengadopsi harus diatas usia 30 tahun, sehat jasmani rohani, beragama sama, menikah minimal 5 tahun, serta kondisi ekonomi dan sosial yang mapan. Kondisi itu harus dibuktikan dengan sejumlah surat administrasi dari pihak terkait," jelasnya. 

Farid mengungkap, kondisi bayi temuan ini sekarang dalam kondisi sehat dalam perawatan RSUD Ibnu Sina Gresik. Hari ini, Selasa (16/9/2025), bayi yang masih berusia hitungan hari itu akan dititipkan ke Unit Pelaksana Teknis Perlindungan dan Pelayanan Sosial Asuhan Balita (UPT PPSAB) Sidoarjo, milik Dinsos Provinsi Jawa Timur.

"Hari ini bayi akan dititipkan ke UPT PPSAB Sidoarjo," pungkasnya. 

Diketahui sebelumnya, temuan bayi terbungkus kresek menggegerkan warga Desa Tebalo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Minggu (14/9/2025).

Bayi tersebut berjenis kelamin perempuan diduga masih berusia satu hari dibuang di pinggir jalan Poros Banjarsari Desa Tebalo setempat. 

Bayi tersebut ditemukan oleh salah satu warga yang sedang olahraga melintas di lokasi temuan tepatnya di pinggir jalan, depan pintu masuk perumahan gardenia. (*)

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow