Jumlah Kasus Malaria Kabupaten Malang Turun Signifikan

Rumah sakit serta Puskesmas, terus memberi laporan data pasien, jadi kami selalu memiliki data semua pasien wilayah Kabupaten Malang.

30 Nov 2023 - 06:15
Jumlah Kasus Malaria Kabupaten Malang Turun Signifikan
Ilustrasi bahaya gigitan nyamuk (Hafid/SJP)

Kabupaten Malang, SJP — Musim hujan di penghujung tahun 2023 mulai menunjukkan intensitas tinggi.

Untuk itu Dinas Kesehatan Kabupaten Malang himbau masyarakat untuk jaga kesehatan serta waspadai beberapa penyakit terkait cuaca hujan.

Contoh saja penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk, apalagi musim hujan adalah musim cepatnya kembang biak nyamuk.

Uniknya nyamuk lebih suka berkembang biak di air jernih, maka dari itu penting untuk selalu memeriksa bak mandi atau wadah bekas yang bisa menampung air dan menimbulkan banyaknya nyamuk. 

Salah satu penyakit yang disebabkan gigitan nyamuk adalah malaria,

Halaman halodoc.com menulis Penyakit ini adalah salah satu jenis penyakit yang disebabkan oleh infeksi parasit dimana parasit tersebut ditularkan melalui gigitan nyamuk terutama oleh nyamuk Anopheles digigit nyamuk yang terdapat parasit malaria di dalam tubuh nyamuk. 

Dinas Kesehatan gurai data bahwa selama kurun waktu tahun 2023 jumlah penderita atau pasien malaria menurun drastis.

Subkor Subs Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang Chairiyah SKM, paparkan di Bulan November tahun 2023 kali ini tercatat hanya ada 43 kasus malaria.

"Di 2022 ada sekitar seratus, sudah menurun hingga 43 kasus tahun ini" ucapnya kala dikonfirmasi Suarajatimpost.com, Kamis 29/11/2023.

Melaluinya, Dinkes Kabupaten memberikan data tabulasi pasien malaria dari Puskesmas serta Rumah Sakit di Kabupaten Malang.

Pengumpulan data tersebut merupakan upaya Dinkes Kabupaten Malang yang selalu koordinasi dengan Rumah Sakit (RS) dan Puskesmas.

"Rumah sakit serta Puskesmas, terus memberi laporan data pasien, jadi kami selalu memiliki data semua pasien wilayah Kabupaten Malang," tukasnya. (*)

editor: trisukma

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow