Jalan Cor di Jombang Ambrol Akses Warga Terputus
Panjang kerusakan diperkirakan ratusan meter. Sementara di bagian sebelah kiri bangunan ambrol tampak rangkaian kayu dan besi kegiatan pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT).
JOMBANG, SJP - Jalan cor beton ruas Cupak-Asemgede, Desa Asemgede, Kecamatan Ngusikan, Jombang, Jawa Timur, longsor pada Selasa (21/10/2025) sore kemarin. Alibatnya jalan akses warga untuk sementara terputus, hingga ada upaya perbaikan.
Dalam video kiriman warga yang diperoleh wartawan berdurasi 23 detik, terlihat sebagian besar bangunan jalan yang tebuat dari rabat beton ambrol. Panjang kerusakan diperkirakan ratusan meter. Sementara di bagian sebelah kiri bangunan ambrol tampak rangkaian kayu dan besi kegiatan pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT).
“Ambrolnya itu posisi sebelum Maghrib, tiba-tiba saja ambrol dan cornya ikut longsor,” ujar Didik salah seorang warga setempat, dalam pesan yang diterima wartawan, Rabu (22/10/2025).
Bukan kali pertama, bangunan jalan rabat beton tersebut ambrol. Tahun 2024 sempat dilakukan pembangunan oleh Pemkab Jombang, namun sejak bulan April 2025 lalu sudah mulai ada longsoran kecil.
“Tahun 2024 lalu sempat putus juga, terus dicor dan dibuatkan duiker. Tapi April kemarin sudah mulai ada longsor kecil di salah satu sisi,” ungkapnya.
Hujan yang mengguyur daerah sekitar ditengarahi sebagai penyebab dari ambrolnya bangunan rabat beton. Pasalnya, saat kejadian tengah ada upaya pengerjaan tembok penahan tanah.
“Ini di lokasi sebenarnya sedang dibuatkan tembok penahan, tapi karena hujan dari siang sampai petang deras sekali, akhirnya longsor lagi," ujar Didik menambahkan.
Menurut Didik kerusakan bangunan mencapai panjang ratusan meter. Kendaraan mobil dipastikan tidak bisa melewati, sepeda motor bisa lewat tapi harus ekstra hati-hati mencari jalan yang tidak rusak.
“Kalau motor masih bisa lewat mlipir-mlipir, tapi mobil sudah pasti tidak bisa. Jalannya cuma ini, kalau memutar lewat Lamongan itu jauh sekali,” ungkapnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas PUPR Jombang, Imam Bustomi, saat dikonfirmasi belum mengetahui adanya kerusakan tersebut.
“Terima kasih informasinya, tim dari bidang akan segera melakukan pengecekan ke lokasi,” singkat Bustomi.
What's Your Reaction?

