Harbuknas: Kolaborasi STIESIA Surabaya dan SDN Menur Pumpungan Dalam Upaya Tingkatkan Minat Baca Anak

Tanggal 17 Mei yang diperingati sebagai Harbuknas dan peringatan lain yang kental akan nilai literasi dimanfaatkan oleh LPPM STIESIA Surabaya untuk mengadakan kegiatan PKM bersama siswa-siswi SDN Menur Pumpungan, Surabaya dalam upaya menumbuhkan minat baca anak.

17 May 2024 - 19:00
Harbuknas: Kolaborasi STIESIA Surabaya dan SDN Menur Pumpungan Dalam Upaya Tingkatkan Minat Baca Anak
Siswa-siswi kelas 3 SDN Menur Pumpungan antusias mengikuti kegiatan PKM bertemakan literasi oleh LPPM STIESIA Surabaya (Ryan/SJP)

Surabaya , SJP - 'Buku adalah Jendela Dunia', merupakan pepatah lama yang mungkin sudah sangat familiar di telinga masyarakat dan membentuk pemahaman bersama akan pentingnya membaca bagi manusia.

Berbicara tentang buku, tanggal 17 Mei merupakan hari yang spesial karena selain diperingati sebagai Hari Buku Nasional (Harbuknas), juga diperingati sebagai Hari Ulang Tahun Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (HUT Perpusnas RI).

Dalam rangka memperingati hari yang kental akan nilai literasi itu, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya, mengadakan kegiatan bersama siswa-siswi Sekolah Dasar Negeri (SDN) Menur Pumpungan, Surabaya untuk menumbuhkan minat baca mereka.

Dosen S1 Manajemen STIESIA Surabaya sekaligus Ketua Tim kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini yakni Dr. Yayah Atmajawati, SE., M.Si. menjelaskan, minat baca itu penting untuk ditanamkan kepada anak-anak sejak dini.

"Ini adalah salah satu kegiatan Pengabdian Masyarakat (Abdimas) bersama dosen-dosen STESIA, disini kita ingin menggerakkan kembali budaya suka membaca pada anak-anak," terang Yayah pasca kegiatan di ruang Perpustakaan SDN Menur Pumpungan, Jumat (17/5).

"Ini penting, karena kita tahu bahwa mereka (anak) ini adalah cikal bakal generasi penerus kita," imbuhnya.

Yayah juga menjelaskan bahwa saat ini generasi muda lebih dekat dan bisa lupa waktu dengan gadget mereka, padahal dengan membaca buku, anak-anak akan terlatih untuk kreatif karena buku merupakan bagian dari jendela dunia.

"Dengan adanya peringatan Hari Buku, Hari Perpustakaan dan Hari Literasi kami berharap anak-anak maupun orang dewasa bisa kembali suka untuk membaca buku dan lebih-lebih juga suka datang ke perpustakaan," pesan Yayah.

Selain Yayah, adapun tim pelaksana dari kegiatan PKM ini terdiri dari Farida Idayati, SE, MSA, Dr. Bambang Hadi Santoso Dwidjosumarno, SE., M.Si., Drs. Achmad Djuraidi, M.Si., serta beberapa mahasiswa STIESIA yang ikut dilibatkan dalam kegiatan ini.

Beberapa mahasiswa yang terlibat merupakan mahasiswa semester 4 dan 6, selain untuk melaksanakan program magang, kegiatan PKM kali ini juga sebagai wujud pelaksanaan Program Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM).

"Kegiatan ini sebagai media penerapan ilmu yang para mahasiswa dapatkan dari kampus, salah satu dari program MBKM sendiri adalah mengajar di tingkat SD," tandasnya.

Kegiatan bertemakan literasi yang terkesan tidak seru juga dibungkus secara menarik oleh kelompok PKM STIESIA dengan menghadirkan beragam hiburan yang menyelingi kegiatan tersebut seperti membaca dongeng, pertunjukan badut, hingga bernyanyi bersama.

Dra. Kunarti selaku Kepala Sekolah (Kepsek) SDN Menur Pumpungan, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas inisiatif dari pihak STIESIA, untuk mengadakan kegiatan literasi yang diikuti oleh siswa-siswi kelas 3 SDN Menur Pumpungan Surabaya dengan antusias.

"Kami juga menyadari bahwa pengaruh gadget sangat besar terhadap budaya membaca anak, jadi kami berterima kasih karena kegiatan ini sangat membantu kami untuk kembali meningkatkan minat baca anak-anak," ucap Kunarti.

Ia menuturkan bahwa SDN Menur Pumpungan sudah melakukan berbagai upaya agar setiap anak didik gemar untuk membaca, seperti kehadiran perpustakaan yang selalu dibuka setiap jam istirahat dan jam pulang, hingga agenda rutin kunjungan perpustakaan bersama guru.

"Semoga kegiatan ini tidak putus dan berakhir di hari ini saja," tegasnya.

Kegiatan ini juga mendapatkan dukungan serta apresiasi dari pihak lain, yang mana Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Surabaya, yakni Syaiful Bachri dan bahkan Lurah Menur Pumpungan yakni Ali Pranoto juga ikut hadir dalam kegiatan tersebut.

Ali memberikan apresiasi yang tinggi atas kegiatan ini, dimana baginya kepedulian dan pengabdian dari STIESIA ini bisa menjadi contoh bagi pihaknya maupun bagi lembaga pendidikan lain.

"Kami sangat mengapresiasi upaya STIESIA dalam membantu warga juga anak-anak kami, terutama dalam memanfaatkan momen 17 Mei yang pas untuk menumbuhkan minat baca," ungkap Ali.

Dirinya juga menjelaskan bahwa pihak pemerintah setempat juga berupaya untuk menciptakan lingkungan yang nyaman untuk membaca dengan menghadirkan ruang baca di setiap balai RT dan RW.

"Jadi saya harap upaya kita semua berdampak untuk meningkatkan minat baca masyarakat secara umum," pungkasnya. (*) 

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow