Pelaku Gendam Berkedok Kyai, Perhiasan Ibu di Malang Raib Puluhan Juta

Dua pria berpura-pura sebagai kyai menipu seorang ibu di Malang dengan modus pemberian jimat, lalu menggondol perhiasannya senilai Rp25 juta.

11 Dec 2025 - 08:00
Pelaku Gendam Berkedok Kyai, Perhiasan Ibu di Malang Raib Puluhan Juta
Petugas kepolisian merespon laporan dengan mendatangi rumah korban di Dusun Bandarangin, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang. (foto: Dokumentasi Polres Malang)

KABUPATEN MALANG, SJP - Nasib nahas menimpa LM (59), warga Dusun Bandarangin, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang. Ia menjadi korban aksi gendam yang dilakukan dua orang pria yang berpura-pura sebagai kyai, pada Selasa, 9 Desember 2025 sekitar pukul 09.30 WIB.

Kejadian bermula ketika LM berada di belakang rumahnya di Bandarangin. Tiba-tiba ia dihampiri salah satu dari dua pelaku yang datang menggunakan mobil Xenia berwarna putih. Pelaku pertama menanyakan arah menuju sebuah lokasi pertukangan, lalu meminta LM untuk menemui seorang “kyai” yang berada di dalam mobil.

LM kemudian mendekati pelaku lain yang mengenakan kopiah dan sorban, dan mengaku sebagai Kyai dari Banyuwangi. Pelaku tersebut mengaku mengetahui bahwa banyak tetangga tidak menyukai LM sehingga ia membutuhkan “jimat” untuk perlindungan diri.

Dengan dalih itu, pelaku meminta LM melepaskan gelang dan cincin miliknya. Perhiasan tersebut kemudian dibungkus dengan tisu dan diserahkan kembali kepada korban. Pelaku berpesan agar paket tisu itu dicelupkan ke dalam air gelas dan diminum pada pukul 15.00 WIB sebagai ritual “pagar diri”.

Setelah para pelaku pergi, LM masuk ke rumah dan langsung merasa curiga. Saat membuka bungkus tisu tersebut, ia mendapati isinya telah berubah menjadi uang receh pecahan Rp500, Rp200, dan Rp100. Pada saat itu LM sadar bahwa ia telah menjadi korban penipuan.

“Pelaku yang berpakaian kyai itu bilang banyak tetangga iri pada saya dan saya perlu jimat. Dia minta saya melepas gelang dan cincin, lalu membungkusnya dengan tisu dan menyuruh saya membukanya jam 3 sore,” ujar LM.

Akibat kejadian tersebut, LM mengalami trauma dan kehilangan perhiasan senilai kurang lebih Rp25.000.000.

Korban telah melaporkan kasus ini ke Polres Malang. Ia berharap para pelaku dapat segera ditangkap agar tidak ada lagi korban gendam dengan modus kyai gentayangan di wilayah Malang. (**)

Penulis: Bambang

Editor : Danu S

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow