Enam Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Sine Tulungagung, Satu Masih Belum Ditemukan
Korban sempat meminta bantuan sebelum akhirnya hilang terseret ombak. Hingga laporan terakhir diterima, korban masih belum ditemukan dan dinyatakan hilang.
TULUNGAGUNG, SJP — Enam orang wisatawan dilaporkan tenggelam di Pantai Sine, Kabupaten Tulungagung, pada Sabtu (7/2/2026). Dalam peristiwa tersebut, lima orang berhasil diselamatkan, sementara satu korban hingga Sabtu siang masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan.
Kepala Pelaksana BPBD Tulungagung, Sudarmaji, menjelaskan bahwa kejadian berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB. Insiden bermula saat dua korban, Resta dan Andri, wisatawan asal Ponorogo, berenang di sisi selatan Pantai Sine.
Namun, gelombang laut yang cukup besar tiba-tiba datang dan menyeret keduanya ke tengah.
Melihat kejadian tersebut, empat orang lainnya yakni Muhammad Attaya Ulum (20), Achmad Wildani Ubaidillah (19), Ahmad Riskilah (20), dan Fikri (20) asal Kecamatan Blimbing, Kota Malang, berupaya memberikan pertolongan.
Dalam proses penyelamatan tersebut, salah satu penolong bernama Muhammad Attaya Ulum (20), warga Kecamatan Blimbing, Kota Malang, kehabisan tenaga saat berusaha menepi.
Korban sempat meminta bantuan sebelum akhirnya hilang terseret ombak. Hingga laporan terakhir diterima, korban masih belum ditemukan dan dinyatakan hilang.
Sementara itu, lima korban lainnya berhasil diselamatkan. Salah satu korban selamat harus mendapatkan perawatan medis lanjutan dan dirujuk ke RSUD dr. Iskak Tulungagung, sedangkan dua korban lainnya mendapat penanganan di klinik terdekat.
Sudarmaji menambahkan, proses pencarian korban hilang dilakukan melalui operasi pencarian dan pertolongan gabungan.
Tim yang terlibat terdiri dari BPBD Tulungagung, Polairud, TNI AL, Inafis Polres Tulungagung, Polsek Kalidawir, Pemerintah Kecamatan Kalidawir, pemerintah desa setempat, Koramil, serta masyarakat pesisir Pantai Sine.
Pencarian terus dilakukan dengan menyisir area perairan dan pesisir pantai, menyesuaikan dengan kondisi cuaca serta gelombang laut.
BPBD Tulungagung mengimbau masyarakat dan wisatawan agar lebih waspada saat beraktivitas di kawasan pantai, terutama saat kondisi ombak tinggi, serta mematuhi rambu-rambu keselamatan yang telah dipasang di lokasi wisata pantai. (*)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

