Elpiji Langka, Pemkab Bojonegoro: Distribusi Masih Berjalan Aman

Pernyataan itu diungkapkan setelah pihak Pemkab Bojonegoro Bersama dengan Satgas melakukan koordinasi dengan Pertamina dan pangkalan elpiji.

14 May 2024 - 17:30
Elpiji Langka, Pemkab Bojonegoro: Distribusi Masih Berjalan Aman
Pj Bupati Bojonegoro Adriyanto. Foto:(Ist/SJP)

Kabupaten Bojonegoro, SJP- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menyatakan distribusi gas elpiji 3 Kilogram masih berjalan aman, hal itu diungkapkan menyusul kabar langkanya barang subsidi pemerintah yang dikeluhkan oleh masyarakat selama sepekan terakhir.


Pernyataan itu diungkapkan setelah pihak Pemkab Bojonegoro Bersama dengan Satgas melakukan koordinasi dengan Pertamina dan pangkalan elpiji.


Pj Bupati Bojonegoro Adriyanto mengungkapkan, kelangkaan yang terjadi disebabkan karena libur panjang, yang diikuti dengan banyaknya agen yang tutup.


"Saat libur panjang banyak agen yang tutup, kalua jumlah distribusi tentunya sudah menghitung kegiatan masyarakat," ungkapnya, Selasa (14/5/2024).


Sementara itu, kelangkaan elpiji 3 kilogram masih terjadi di lapangan. Pada Senin (13/5/2024) sore kemarin, warga Kecamatan Sukosewu terpantau berbondong-bondong ke SPBU saat truk pengangkut tabung gas elpiji tiba, hingga terjadi antrian yang mengular.


Salah satu warga Desa/Kecamatan Sukosewu Indri mengatakan, sudah sepekan terakhir dirinya kesulitan mendapat elpiji 3 kilogram yang ia gunakan untuk memasak sehari-hari. Kalaupun ada, harganya antara 25-30 ribu.


"Nyari kesana- kemari, kadang di pengecer ada, tapi harganya mahal, kemarin sampai ikut antri di Pom bensin supaya dapat (elpiji)," katanya.


Indri berharap pasokan untuk elpiji 3 kg dapat ditambah dan sehingga harga dapat kembali normal serta mudah mendapatkan gas tersebut.


"Kalau berdampak sudah pasti ya, karena memang penggunaan elpiji sudah menjadi kebutuhan sehari-hari untuk memasak, semoga segera normal. Jangan sampai seperti ini lagi," tandasnya.


Hal senada juga disampaikan oleh salah satu pedagang kuliner di pasar Sumberrejo-Bojonegoro, selama sepekan terakhir dirinya kesulitan mendapatkan elpiji 3 kilogram.


"Hampir 1 sampai mau 2 mingguan ini langka, pasokannya terbatas. Sampai harus muter-muter dari agen sampai ke toko, banyak yang kosong," ujarnya.


Akibatnya, ia sempat tidak bisa menggelar daganganya karena tidak mendapatkan gas kemasan 3 kilogram yang dipakai untuk memasak.


"Kalau pun dapat, kemarin harganya sampai Rp30 ribu, bawa tiga tabung buat masak di warung, ya lumayan pengeluarannya. Itu pun kalau dapat, mahal nggak apa apa asal barangnya ada. Bakal tetap dibeli buat dagang," pungkasnya.(*)

Editor Tri Sukma

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow