Efisiensi Anggaran 50 Persen, Kemenag Kota Batu Pastikan Pelayanan Haji Tetap Optimal
Sebagai bagian dari langkah efisiensi, anggaran perjalanan dinas dikurangi dengan mengalihkan sebagian besar kegiatan ke pertemuan daring melalui video conference. Selain itu, penghematan energi juga diterapkan dengan memastikan pegawai pulang tepat waktu dan mematikan listrik setelah jam kerja tanpa mengurangi jam pelayanan kepada masyarakat.
KOTA BATU, SJP - Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi anggaran berdampak pada Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batu, yang harus merelokasi 50 persen dari anggaran operasional dan perjalanan dinas.
Namun, Kemenag menegaskan bahwa pemangkasan ini tidak akan mempengaruhi pelayanan bagi jemaah haji, termasuk dalam aspek akomodasi, transportasi, dan konsumsi.
Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Kota Batu, Basuki Rachmat pada Jumat (28/2/2025) memastikan bahwa meskipun ada efisiensi di berbagai sektor, kebutuhan utama jemaah tetap menjadi prioritas utama.
"Kami memastikan bahwa efisiensi ini tidak akan mengurangi kualitas layanan haji. Seluruh kebutuhan utama jemaah tetap terpenuhi dengan standar yang baik," ujarnya.
Sebagai bagian dari langkah efisiensi, anggaran perjalanan dinas dikurangi dengan mengalihkan sebagian besar kegiatan ke pertemuan daring melalui video conference.
Selain itu, penghematan energi juga diterapkan dengan memastikan pegawai pulang tepat waktu dan mematikan listrik setelah jam kerja tanpa mengurangi jam pelayanan kepada masyarakat.
Basuki menegaskan bahwa efisiensi anggaran ini tidak akan mengubah jadwal keberangkatan maupun fasilitas yang diterima jemaah.
"Keberangkatan jemaah tetap sesuai dengan skema yang telah dirancang. Kami memastikan pelayanan tetap optimal, baik di embarkasi, selama di Tanah Suci, hingga pemulangan ke Tanah Air," jelasnya.
Sebagai langkah antisipasi, Kemenag juga memperkuat layanan kesehatan dan pendampingan bagi jemaah lansia serta mereka yang membutuhkan perhatian khusus.
"Kami tetap berkomitmen memberikan pelayanan maksimal kepada seluruh jemaah, termasuk yang usianya mencapai 89 tahun," tandasnya. (*)
Editor: Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

