Ditlantas Polda Jatim Terjunkan Tim TAA Selidiki Kecelakaan Truk dan KA Dhoho di Blitar
Tim dari Polda Jatim melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) secara komprehensif dengan dukungan teknologi pemindaian modern atau alat scanner.
KOTA BLITAR, SJP — Penanganan kecelakaan antara truk bermuatan pasir dan KA Dhoho di perlintasan Jalan Imam Bonjol, Kota Blitar, kini ditangani langsung oleh Tim Traffic Accident Analysis (TAA) Ditlantas Polda Jawa Timur.
Tim dari Polda Jatim melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) secara komprehensif dengan dukungan teknologi pemindaian modern atau alat scanner. Proses ini mencakup pemeriksaan jalur rel, kondisi jalan, hingga kendaraan yang terlibat guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Jatim, AKBP Septa Firmansyah, menyatakan bahwa analisis dilakukan secara menyeluruh dengan mempertimbangkan berbagai kemungkinan.
"Kami menganalisa kejadian kecelakaan tersebut baik dari segi kereta api maupun dari kendaraan truk. Kami juga melakukan pengecekan apakah penyebabnya dari kontur jalan atau faktor human error," kata dia, Kamis (30/4/2026).
Dalam proses olah TKP, tim menggunakan metode traffic accident analysis untuk mengukur kecepatan kendaraan, baik truk maupun kereta api, sesaat sebelum terjadi tabrakan.
Tim melakukan pemindaian dari delapan titik di sepanjang jalur kereta, dimulai dari lokasi benturan, kemudian ditarik mundur ke beberapa titik sebelumnya untuk mengetahui pergerakan kereta sebelum tabrakan.
Selain itu, tim juga memindai badan truk dan rangkaian kereta guna mengetahui titik benturan serta dampak yang ditimbulkan. Hasil pemindaian ini akan dirangkai menjadi sebuah simulasi video.
"Baik kereta api, jalan, dan truk kami scan semua untuk membentuk wujud aslinya. Kemudian untuk kereta api, kami sudah ada visualisasinya. Hasilnya keluar dua atau tiga hari," ujarnya.
Berdasarkan pemeriksaan awal, tidak ditemukan jejak pengereman truk di sekitar lokasi. Dugaan sementara, truk mengalami gangguan teknis hingga berhenti di dekat rel saat kereta melintas.
"Tapi ini masih perlu dianalisa lagi," ungkapnya.
Secara terpisah, Kasat Lantas Polres Blitar Kota, AKP Agus Prayitno, menyebut hasil analisis dari Tim TAA Polda Jatim masih dalam proses dan diperkirakan selesai dalam beberapa hari ke depan.
"Hasil ini nantinya akan menjadi dasar untuk menentukan penyebab kecelakaan sekaligus proses penegakan hukum," pungkasnya. (*)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

